spot_img
Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
BerandaNTBJambore Kader Posyandu NTB 2025: Gubernur Beri Apresiasi dan Hadiah Umrah untuk...

Jambore Kader Posyandu NTB 2025: Gubernur Beri Apresiasi dan Hadiah Umrah untuk Kader Berprestasi

Mataram (Suara NTB) – Semangat kebersamaan dan dedikasi para kader kembali menggema dalam Jambore Kader Posyandu Nusa Tenggara Barat 2025 yang berlangsung selama dua hari, 8–9 November 2025, di Hotel Lombok Raya, Mataram.

Ratusan kader dari seluruh kabupaten/kota di NTB berkumpul untuk berbagi pengalaman, meningkatkan kapasitas, dan memperkuat komitmen dalam pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Acara puncak Jambore turut dihadiri oleh Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, didampingi oleh Ketua TP Posyandu NTB, Ny. Sinta M. Iqbal, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Dr.dr.H Lalu Hamzi Fikri, MM.,MARS. Kehadiran para pemimpin daerah ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peran kader posyandu dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi panjang para kader. Ia menegaskan bahwa para kader posyandu adalah garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar.

“Kader posyandu adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang sebenarnya. Pengabdian para kader telah menjaga generasi kita tetap sehat dan masa depan daerah ini tetap kuat,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah para peserta.

Sebagai bentuk penghargaan, Gubernur NTB memberikan sejumlah hadiah kepada empat kader berprestasi di antaranya, umrah gratis bagi tiga kader berprestasi dan satu sepeda motor untuk satu kader berprestasi.

Hadiah tersebut menjadi simbol penghargaan atas kerja keras kader yang selama ini bekerja tulus mendampingi masyarakat, mulai dari pemantauan kesehatan balita, edukasi gizi, hingga penguatan layanan keluarga.

Ia menegaskan bahwa para kader merupakan garda terdepan pelayanan publik, terutama dalam pemantauan kesehatan dan percepatan program prioritas pemerintah di tingkat dusun.

“Apa yang dikerjakan kader posyandu luar biasa. Mereka adalah muhsinin dan mukhlisin, orang-orang yang bekerja dengan keikhlasan. Saya belajar banyak dari kader posyandu, bahkan sebelum menjabat sebagai gubernur,” ujarnya.

Gubernur Iqbal juga menugaskan Dinas Kesehatan memilih lima posyandu terbaik untuk mendapatkan insentif sebesar Rp25 juta. Bahkan, mulai tahun depan, Pemprov NTB akan kembali memberangkatkan lima kader terbaik setiap tahun untuk menjalankan ibadah umrah.

Gubernur menekankan bahwa lebih dari 41 ribu kader posyandu di NTB memiliki posisi strategis dalam mendukung enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), termasuk kesehatan, pendidikan, sosial, dan keamanan di tingkat dusun.

“Teman-teman kader posyandu adalah garda terdepan yang paling memahami kondisi masyarakat. Lampu harapan harus tetap menyala. Kebaikan yang ditanam hari ini akan kembali kepada keluarga kita suatu hari nanti,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Gubernur menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh kader posyandu.

“Perjuangan dan keikhlasan Ibu Bapak semua tidak akan pernah lewat dari ingatan kami. Masyarakat tahu, dan Allah pun menghitung sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan,” tutupnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Provinsi NTB berharap kader posyandu semakin termotivasi dan siap menjawab tantangan di lapangan.

Jambore ini juga menjadi pengingat bahwa kekuatan utama pelayanan kesehatan masyarakat terletak pada kolaborasi, kepedulian, dan ketulusan para kader yang bekerja tanpa pamrih demi kesehatan seluruh warga. (sib)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO