Mataram (suarantb.com) – Pemerintah memberikan diskon tarif penyeberangan Kayangan–Pototano yang digulirkan untuk periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Diskon tarif penyeberangan ini berlaku untuk perjalanan 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, sementara pembelian tiket sudah bisa dilakukan sejak 21 November 2025 melalui layanan digital Ferizy.
“Sistemnya akan otomatis menerapkan potongan harga saat pembelian tiket,” kata Ketua Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) Cabang Kayangan, Iskandar, Rabu, 10 Desember 2025.
Program diskon lintas moda ini menurutnya merupakan bagian dari stimulus ekonomi yang diberikan pemerintah pusat. Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Bersama Menteri Perhubungan, Menteri Keuangan, Kepala BAPETEN, dan Badan Danantara, yang mengatur pemberian diskon tarif untuk angkutan udara, kereta api, penyeberangan laut, hingga angkutan sungai dan danau.
Namun, Iskandar menegaskan bahwa potongan harga di sektor penyeberangan bukan diterapkan pada tarif kapal.
“Yang mendapatkan diskon itu jasa pelabuhan, bukan harga tiket kapal tarif kapal tetap mengacu pada regulasi yang sudah ditetapkan,” ujarnya.
Meski begitu, masyarakat tetap dapat menikmati tarif lebih terjangkau. Di lintasan Kayangan–Pototano, tarif dewasa turun dari Rp18.800 menjadi Rp14.800. Untuk kendaraan penumpang, besaran diskon juga cukup signifikan.
• Golongan II: Rp75.000 jadi Rp65.700
• Golongan IV A: Rp565.000 jadi Rp519.300
• Golongan V A: Rp893.000 jadi Rp787.000
• Golongan VI A: Rp1.307.000 jadi Rp1.153.600
Iskandar menyebut, libur akhir tahun diperkirakan memicu lonjakan penumpang dan kendaraan. Selain libur Nataru yang berdekatan, cuti bersama yang cukup panjang turut mendongkrak mobilitas masyarakat.
“Diprediksi ada peningkatan dibanding tahun lalu. Posko Nataru juga mulai dibuka pada 20 Desember 2025 di seluruh pelabuhan,” katanya.
Dalam menghadapi puncak arus liburan, Gapasdap memastikan ketersediaan kapal dalam kondisi optimal. Dari total 28 armada, 23 kapal telah siap beroperasi, sementara lima lainnya sedang proses docking dan perbaikan.
“Kami sangat siap. Dari sisi pengusaha, armada sudah disiapkan dengan maksimal untuk melayani masyarakat,” tegas Iskandar.
Iskandar mengimbau masyarakat memanfaatkan diskon tarif Nataru dan membeli tiket lebih awal untuk menghindari antrean panjang.
“Pemerintah sudah memberikan stimulus. Tinggal masyarakat memanfaatkan kebijakan ini dengan baik,” ujarnya.
Program diskon ini diharapkan tidak hanya membantu mobilitas masyarakat selama liburan, tetapi juga turut mendorong pergerakan ekonomi, khususnya di wilayah NTB. (bul)



