spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA BIMATahun 2025, Sebanyak 12 Sekolah di Kota Bima Masuk Program Revitalisasi

Tahun 2025, Sebanyak 12 Sekolah di Kota Bima Masuk Program Revitalisasi

Kota Bima (suarantb.com) – Sebanyak 12 sekolah di Kota Bima pada tahun 2025 menjalani program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan. Anggaran program ini bersumber dari APBN melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, mencakup sekolah mulai jenjang TK hingga SMP.

Kasi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dikbudpora Kota Bima, Saiful Akbar, ST., MM, menyampaikan bahwa total 12 sekolah tersebut terdiri dari tiga TK, tujuh SD, dan dua SMP. Revitalisasi pada 2025 difokuskan pada pemenuhan fasilitas dasar yang mendukung proses belajar.

“Totalnya 12 sekolah. Ada 3 TK, 7 SD, dan 2 SMP,” ujarnya saat diwawancarai Suara NTB, Rabu, 10 Desember 2025.

Menurutnya, bentuk revitalisasi menyesuaikan kondisi dan kebutuhan tiap sekolah. Ada bangunan yang perlu direhabilitasi karena kondisinya sudah rusak, sementara sekolah lain membutuhkan penambahan ruang untuk meningkatkan kapasitas layanan.

“Perbaikannya macam-macam. Ada perbaikan ruang kelas, pembangunan ruang kelas baru, ruang administrasi, ruang UKS, toilet, sampai ruang perpustakaan,” jelasnya.

Melalui revitalisasi ini, fasilitas pembelajaran yang sebelumnya tidak layak atau terbatas diharapkan kembali memenuhi standar pelayanan pendidikan. Ia menyebut bahwa masih banyak sekolah di Kota Bima yang kekurangan fasilitas dasar, mulai dari toilet yang tidak memadai, ruang kesehatan yang minim, hingga belum tersedianya perpustakaan.

Saiful juga menegaskan bahwa jumlah sekolah yang direvitalisasi pada 2025 masih jauh dari kebutuhan di lapangan. Dari total 30 sekolah yang diusulkan oleh Dikbudpora Kota Bima, pemerintah pusat hanya menyetujui 12 sekolah untuk ditangani tahun ini.

“Usulan kita sebenarnya 30 sekolah. Tapi yang turun dan bisa dikerjakan di 2025 hanya 12 sekolah. Seluruh anggaran revitalisasi tersebut bersumber dari APBN,” katanya.

Meski demikian, revitalisasi 12 sekolah ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memenuhi kebutuhan sarana pendidikan secara bertahap. Dinas berencana kembali mengusulkan sekolah-sekolah yang belum tersentuh perbaikan pada tahun anggaran berikutnya, agar pemenuhan fasilitas pendidikan di Kota Bima semakin merata. (hir)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO