Mataram (suarantb.com) – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal, NTB sukses meraih penghargaan dalam kegiatan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2025 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Penghargaan prestisius ini diberikan untuk kategori Perbaikan Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Provinsi dengan Fiskal Sedang. Gubernur Iqbal secara langsung menerima penghargaan tersebut pada Senin, 1 Desember 2025, di Hotel Borobudur, Jakarta.
Kompetisi Positif Antardaerah
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, dalam sambutannya menekankan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bagian integral dari strategi pemerintah pusat untuk menciptakan iklim kompetisi yang sehat dan positif di antara pemerintah daerah.
“Acara pemberian reward ini sebagai bagian dari upaya kita untuk membentuk iklim yang kompetitif antar daerah, sehingga daerah-daerah termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan publiknya,” ujar Mendagri.
Seperti dilansir Tempo, Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah merupakan ajang pembuktian bagi para kepala daerah yang menunjukkan upaya terbaik dalam memajukan daerahnya.
Sebanyak 57 pemerintah daerah meraih Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah. Ajang apresiasi kerja sama Tempo dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini berlangsung di Hotel Borobudur pada Senin, 1 Desember 2025.
Para pemenang itu terdiri atas 19 pemerintahan tingkat provinsi, 19 pemerintahan tingkat kabupaten, dan 19 pemerintahan tingkat kota. Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, gembira karena dapat memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang bekerja dengan sungguh-sungguh dan mencapai hasil nyata.
“Apresiasi ini sebagai bagian dari upaya kita untuk membentuk iklim kompetitif antardaerah,” kata Tito. “Bapak dan Ibu kepala daerah ini dipilih oleh rakyat. Kami ingin mendorong dan memotivasi rekan-rekan kepala daerah untuk memenuhi harapan rakyat.”
Melampaui Nasional
Apa yang membuat NTB dinilai layak memenangkan kategori Perbaikan Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Provinsi dengan Fiskal Sedang? Rupanya, sukses yang diraih Pemerintah Provinsi NTB ini berdasarkan data dan capaian signifikan dalam pelayanan kesehatan yang berhasil dipertahankan, bahkan ditingkatkan di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Salah satu poin penting yang diapresiasi adalah komitmen NTB dalam memperkuat layanan kesehatan primer. Implementasi Layanan Primer Terintegrasi Berbasis Klaster di seluruh Puskesmas NTB mencapai angka 79,87%, yang secara signifikan melampaui rata-rata nasional.
Kerja Kolektif
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, tak mau jumawa dengan mengklaim ini sebagai pencapaian individual. Ia menyampaikan rasa syukur dan menyebut penghargaan ini sebagai wujud pengakuan atas kerja kolektif seluruh jajaran Pemprov NTB, mulai dari Dinas Kesehatan hingga garda terdepan di Puskesmas dan Rumah Sakit.
Gubernur memaparkan, penilaian Kemendagri dilakukan secara objektif dengan menyoroti beberapa capaian nyata:
Pertama, peningkatan Kelas Rumah Sakit: Salah satunya adalah peningkatan kelas Rumah Sakit Manangbai dari Kelas C menjadi Kelas B, menunjukkan pemenuhan standar fasilitas dan SDM yang lebih tinggi.
Kedua, Penguatan Layanan Daerah: Penguatan infrastruktur dan layanan di rumah sakit daerah seperti Rumah Sakit Kota Bima.
Ketiga, Tingginya Realisasi Program Skrining: Keberhasilan realisasi program pemeriksaan dan cek kesehatan gratis yang mencapai 95,17 persen.
“Alhamdulillah kita diberikan penghargaan, apresiasi. Artinya terhadap upaya-upaya yang kita lakukan untuk meningkatkan di sektor kesehatan,” ucapnya.
Gubernur Iqbal menutup dengan menegaskan bahwa apresiasi ini bukanlah tujuan akhir, melainkan pemicu semangat (motivasi) bagi kelima rumah sakit milik provinsi dan seluruh jajaran Pemprov NTB untuk terus berinovasi dan memperbaiki kualitas layanan kesehatan di masa mendatang. (r)



