spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaBIMAProgram Selasa Menyapa, Ratusan Warga Bima Antusias Ikut Cek Kesehatan Gratis

Program Selasa Menyapa, Ratusan Warga Bima Antusias Ikut Cek Kesehatan Gratis

Bima (Suara NTB) – Ratusan warga selalu datang silih berganti untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis yang dibuka langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bima pada setiap Program Selasa Menyapa Bupati dan Wakil Bupati Bima pada setiap Kecamatan di Kabupaten Bima.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Nurul Wahyuti, mengatakan antusiasme warga hampir selalu tinggi, terutama di desa-desa dengan akses layanan kesehatan yang terbatas.

“Tergantung situasi dan kondisi, Mbak. Tetapi memang rata-rata banyak di hampir setiap pelayanan kesehatan di Selasa Menyapa. Kebetulan di Ntoke kemarin masyarakat yang datang juga ramai sekali,” ujarnya saat diwawancarai pada Jumat (12/12/2025).

Nurul menjelaskan, jumlah warga yang hadir hampir tak pernah di bawah 50 orang setiap kegiatan. Angkanya bahkan bisa jauh lebih banyak saat lokasi berada di desa dengan cakupan populasi besar atau ketika warga sedang intens memeriksakan kesehatan jelang musim perubahan cuaca.

Ia memaparkan, kelompok lansia menjadi peserta terbanyak dalam setiap gelaran Selasa Menyapa. Layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang menyasar penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, nyeri sendi, serta keluhan akibat pola hidup tidak sehat membuat banyak warga lanjut usia memanfaatkan kesempatan tersebut.

Pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil juga menjadi salah satu layanan yang paling dicari. Selain itu, warga hadir untuk mengikuti Posyandu Keluarga yang mencakup pemeriksaan ibu hamil, bayi baru lahir, ibu nifas, balita, usia produktif, hingga warga lanjut usia.

Tak hanya fokus pada pemeriksaan umum, Dinas Kesehatan juga membuka berbagai jenis layanan lain agar masyarakat dapat mengakses kebutuhan kesehatan tanpa harus pergi jauh ke fasilitas kesehatan besar. Pelayanan tersebut mencakup pengobatan dasar, pemeriksaan gigi, sunatan massal, donor darah, serta pemeriksaan golongan darah. Ada pula edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang diberikan kepada warga untuk meningkatkan pemahaman mereka terhadap kesehatan sehari-hari.

Selain pemeriksaan, kegiatan Selasa Menyapa juga menyalurkan pemberian makanan tambahan bagi bayi dan balita berisiko stunting. “Upaya ini dilakukan untuk menekan angka stunting yang masih menjadi salah satu isu kesehatan utama di Kabupaten Bima,” tuturnya.

Menurut Nurul, keberadaan pelayanan langsung ke desa-desa memberikan dampak besar terhadap kesadaran masyarakat. Banyak warga yang selama ini enggan atau tidak sempat datang ke puskesmas akhirnya memanfaatkan program ini.(hir)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO