spot_img
Sabtu, Januari 31, 2026
spot_img
BerandaBREAKING NEWSNTB Pacu Realisasi Jalan Bypass Lembar-Kayangan dengan Anggaran Rp3,56 Triliun, Targetkan Konstruksi...

NTB Pacu Realisasi Jalan Bypass Lembar-Kayangan dengan Anggaran Rp3,56 Triliun, Targetkan Konstruksi 2027

Selong (suarantb.com) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggenjot persiapan akhir proyek strategis jalan bypass Port to Port (P2P). Proyek ini akan menghubungkan Pelabuhan Lembar dengan Pelabuhan Kayangan. Proyek Jalan Bypass Lembar-Kayangan senilai Rp3,56 triliun ini ditargetkan memangkas drastis waktu tempuh logistik dan perjalanan di Pulau Lombok, dari sekitar 6 jam menjadi hanya 1 jam 45 menit.

Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan komitmen realisasi proyek tersebut saat berkunjung ke Pelabuhan Kayangan, Jumat (12/12/2025). “InsyaAllah tahun 2027 mulai konstruksi,” ujar Gubernur Iqbal menanggapi media.

Ia menjelaskan, tahap studi kelayakan proyek telah rampung. Tahun 2026 akan menjadi periode krusial. Tiga hal utama harus diselesaikan: penyusunan Detail Engineering Design (DED), penyelesaian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), serta proses pembebasan lahan.

Jalan bypass Lembar-Kayangan sepanjang kurang lebih 50 kilometer ini akan mengambil rute jalur selatan. Jalur ini melintasi wilayah Gerung, Praya, Sengkol, Keruak, Labuhan Haji, hingga Pringgabaya. Pemilihan rute ini dinilai lebih efisien secara logistik dan ekonomis.

Mengenai mekanisme pembebasan lahan, Pemerintah Provinsi NTB akan menerapkan skema khusus konsolidasi atau wakaf lahan. Skema ini dirancang tanpa pembayaran tunai langsung. Sebaliknya, dilakukan penataan ulang dan pemberian sertifikat lahan baru yang lebih teratur bagi masyarakat terdampak.

Alasan Pemilihan Skema Bypass

Gubernur Iqbal juga menyampaikan alasan pemilihan skema bypass dibanding jalan tol. “Selain lebih murah, katanya juga jauh lebih merakyat,” jelasnya.

Keberadaan bypass ini diharapkan menjadi game-changer bagi konektivitas dan perekonomian NTB. Efek domino yang diantisipasi antara lain kemudahan akses wisatawan dari Bali ke berbagai destinasi di Lombok dan Sumbawa. Selain itu, diharapkan percepatan distribusi logistik.

Gubernur mengimbau masyarakat, terutama di daerah potensial seperti Pototano, untuk mempersiapkan diri. Mereka harus menyambut gelombang aktivitas ekonomi baru pasca-operasional proyek ini. Sebagai bagian dari komitmen menyambut HUT ke-67 NTB, proyek Jalan Bypass Lembar-Kayangan diharapkan menjadi tulang punggung baru. Proyek ini bertujuan untuk pemerataan pembangunan dan percepatan pertumbuhan ekonomi di seluruh Pulau Lombok. (rus)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO