spot_img
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATBPBD KSB Catat Tiga Kecamatan Alami Bencana Hidrometeorologi

BPBD KSB Catat Tiga Kecamatan Alami Bencana Hidrometeorologi

Taliwang (Suara NTB) – Badan Penanggualangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mencatat tiga kecamatan mengalami bencana hidrometeorologi akibat hujan deras yang melanda pada Minggu (14/12/2025) lalu.

“Selain Kecamatan Taliwang, laporan kejadian bencana juga terjadi di Kecamatan Poto Tano dan Seteluk,” terang Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KSB, Abdullah, Senin (15/12/2025).

Berdasarkan data BPBD KSB titik bencana paling banyak terjadi di Kecamatan Taliwang. Di wilayah kota ini, ada lima kelurahan dan tiga desa yang mengalami banjir, di antaranya Kelurahan Sampir, Bugis, Kuang, Dalam dan Telaga Bertong. Sementara desanya ada Desa Kertasari, Batu Putih, dan Lamunga.

Untuk di Kecamatan Seteluk terjadi bencana banjir di Desa Meraran. Sedangkan di Kecamatan Poto Tano banjir terjadi di Desa Kiantar. “Kondisinya sama, banjir berasal dari limpasan air dari gunung, ditambah tingginya debit hujan,” papar Abdullah.

Banjir yang terjadi di Desa Batu Putih, kata Abdullah, sempat membuat lalu lintas kendaraan berhenti total. Sebab terjadi longsor material batuan dari arah pegunungan dan beberapa pohon mengalami tumbang. “Kami kemudian berhasil menyingkirkan material longsor dan pohon tumbang itu sekitar sore hari,” sebutnya.

Akibat banjir di tiga kecamatan itu, ratusan rumah warga terendam air selama beberapa jam. Abdullah mengatakan, pihaknya dihari yang sama langsung menerjunkan personil ke lokasi terdampak. Tim BPBD terdiri dari TRC bersama TNI/Polri dan aparat desa setempat membantu membersihkan rumah warga. Termasuk juga melakukan pengurasan terhadap sumur-sumur sebagai sumber air bersih warga. “Kami juga menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang rumahnya terendam air,” urainya.

Saat ini kondisi warga sudah kembali normal. Namun demikian Abdullah mengatakan, pihaknya mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan limpasan air dari gunung hingga menyebabkan banjir tersebut masih dapat terjadi sewaktu waktu. “Intensitas hujan Desember ini akan terus meninggi di wilayah kita. Jadi kami imbau warga tetap waspada,” pungkasnya. (bug)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO