spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMDebut Perdana, ILDI Kota Mataram Raih Medali Perak

Debut Perdana, ILDI Kota Mataram Raih Medali Perak

Mataram (Suara NTB) – Kontingen Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI) Kota Mataram, meraih prestasi membanggakan di level nasional. Pada debut pertamanya, berhasil meraih medali perak pada gelaran Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII tahun 2025 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Satu medali perak berhasil diraih oleh I Ketut Sujani yang tampil pada kategori perorangan dewasa II. Selain itu, Kota Mataram meraih juara harapan 3 untuk kategori dewasa 1 dan kategori beregu 40 tahun ke bawah.

Prestasi ini menjadi catatan penting bagi Dewan Pengurus Wilayah (DPW) ILDI Kota Mataram, mengingat ini merupakan kali pertama mereka ambil bagian dalam ajang tingkat nasional tersebut.

“Ini adalah capaian yang membanggakan, mengingat ini debut pertama kami di Fornas,” ujar salah satu perwakilan kontingen di Mataram, Minggu, 27 Juli 2025

Pada Fornas VIII, DPW ILDI Kota Mataram menurunkan 17 atlet yang tampil di berbagai kategori lomba, mulai dari kategori usia 40 tahun ke bawah, perorangan anak, perorangan remaja, perorangan dewasa I dan II, instruktur, hingga kategori open. Seluruh rangkaian pertandingan berlangsung di Lombok Epicentrum Mall (LEM) pada 26–27 Juli 2025.

Meskipun belum berhasil membawa pulang medali emas, apresiasi datang dari Pembina DPD ILDI Provinsi NTB, Dra Hj Baiq Evi Ganevia, M.Si. Ia menyampaikan rasa bangganya atas semangat dan perjuangan kontingen Kota Mataram. Karena di semua mata lomba, seluruh kontingen Kota Mataram  melaju sampai final walaupun belum berhasil meraih medali emas.

“Semoga ini akan memacu semangat untuk mempersiapkan diri mengikuti Fornas IX di Sulawesi Tengah tahun 2027,” katanya.

Keikutsertaan ILDI Kota Mataram pada Fornas kali ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk mendorong kemajuan olahraga rekreasi dansa di daerah dan meningkatkan pembinaan atlet-atlet muda potensial ke depannya.

Ketua Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional Adil Hakim mengatakan, tujuan utama Fornas  bukan dari lomba dansa ke podium juara dan bukan soal medali. Tetapi soal semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh atlet. ” Saya percaya apa yang teman-teman tampilkan lewat langkah-langkah dansa dengan penuh taktik seni dan ekspresi, semuanya memperlihatkan kekompakan yang tercipta pada olahraga dansa,” ungkapnya.

Fornas kata dia bukan ajang kesempurnaan atau kompetisi semata. Tetapi kesempatan saling belajar dan memperkuat jaringan pertemanan. ” Kita juga berbagi inspirasi dalam suasana penuh persahabatan. Itulah slogan kita di Fornas tahun ini, kalah menang semua senang. Jadikan pertemuan Fornas VIII sebagai momentum untuk menumbuhkan kebanggaan dan menjalin pertemanan dengan sesama pegiat ILDI dari seluruh Indonesia,” terangnya. (r/cem/*)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO