spot_img
Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMPengerjaan Kantor Wali Kota Rampung

Pengerjaan Kantor Wali Kota Rampung

Mataram (Suara NTB) – Pembangunan kantor wali kota telah rampung. Serahterima pekerjaan dari rekanan ke pemilik pekerjaan dilakukan pada, Senin, 29 Desember Proses tender tahap II akan dimulaui tahun 2026.

Pantauan Suara NTB, proses serahterima pekerjaan atau provisional hand over (PHO) dihadiri oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mataram, Lale Wediahning, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Mataram, Lalu Muhammad Iqbal dan perwakilan inspektorat.

Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Lale Wediahning menerangkan, berdasarkan hasil evaluasi pekerjaan fisik bahwa rekanan telah menyelesaikan 99,9 persen. Sementara, sisanya 0,01 persen tinggal penyelesaian bagian kecil dari ornamen bangunan. “Karena saya sering melihat kesini. Kalau dibilang masih ada belum rapi mungkin itu saja, karena sisi volume tercover,” terangnya ditemui pada, Senin, 29 Desember.

Beberapa bagian pekerjaan terlihat belum rampung seperti taman kata Lale, tidak masuk dalam pekerjaan kantor wali kota di tahap I. Biaya perawatan taman membutuhkan biaya cukup besar, sehingga jeda waktu menempati kantor cukup panjang akan berpengaruh. “Tanaman ini sama seperti mahluk hidup. Kalau tidak dirawat nanti akan mati. Biaya akan lebih besar lagi,” pungkasnya.

Meskipun serahterima lanjutnya, rekanan masih memiliki waktu dua hari sampai 31 Desember untuk menyelesaikan. Lale menambahkan, pembangunan tahap kedua kantor wali kota akan dijadwalkan pertengahan tahun 2026.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Mataram menambahkan, hasil pengecekan lapangan tidak ada catatan minor maupun mayor. Keseluruhan pekerjaan telah rampung 99,9 persen, sehingga tinggal proses serahterima pekerjaan. “Hari ini (kemarin,red) jadwal PHO,” kata Iqbal.

Meskipun telah proses serahterima, tetapi rekanan masih memiliki tanggungjawab untuk pemeliharaan selama enam bulan. Sisa pembayaran 5 persen menjadi jaminan. Akan tetapi lanjut Iqbal, uang jaminan sepenuhnya diserahkan ke PPK. (cem)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO