spot_img
Senin, Februari 16, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMSelter JPTP Berpotensi Diulang

Selter JPTP Berpotensi Diulang

Mataram (Suara NTB) – Rekap hasil seleksi terbuka telah rampung. Tiga nama besar diserahkan ke pejabat pembina kepegawaian pada, Senin,29 Desemberkemarin. Apabila hasil seleksi terbuka jabatan tinggi pratama pada salah satu OPD dinilai tidak sesuai, maka berpeluang dilakukan seleksi terbuka ulang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Mataram, Taufik Priyono menerangkan tim telah merekap hasil seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemkot Mataram. Hasilnya dijadwalkan akan diserahkan ke pejabat pembina kepegawaian hari ini (kemarin,red). “Iya, rencana hari ini (kemarin,red) kita akan serahkan ke Pak Wali,” terang Taufik ditemui pada, Senin,29 Desember

Wali Kota kata Taufik, memiliki hak prerogative untuk menolak atau tidak setuju dengan tiga nama besar di salah satu organisasi perangkat daerah yang diusulkan tim pansel. Apabila kasusnya demikian, maka seleksi terbuka berpeluang diulang. “Selama ini tidak pernah ada yang ditolak. Tetapi kalau memang Pak Wali tidak setuju maka bisa diulang seleksi terbukanya,” kata dia.

Bagaimana dengan pelantikan jabatan lainnya. Apabila diulang akan berpotensi molor? Mantan Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Mataram menegaskan, pelantikan pejabat hasil seleksi terbuka JPTP bisa saja dilakukan oleh kepala daerah. Sementara, seleksi ulang JPTP tetap berjalan sesuai dengan jadwal ditetapkan. “Pelantikan tetap bisa dilakukan. Seleksi ulangnya juga jalan,” ujarnya.

Khusus uji kompetensi jabatan inspektur telah digelar pada, Selasa, 23 Desember. Tiga pejabat direkomendasikan mengikuti ukom adalah, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Dr. H. Mansur. Kepala Dinas Pariwisata Dr. Cahya Samudra dan Asisten Tata Praja dan Kesejahteraan Masyarakat H. Lalu Martawang.

Hasil uji kompetensi lanjut Yoyok sapaan akrabnya, telah rampung dan bersamaan diserahkan dengan sembilan jabatan laninnya. Selanjutnya, nama yang diusulkan akan disampaikan ke Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia.  “Kalau pelantikan tergantung dari permintaan dari Pak Wali,” demikian kata Taufik. (cem)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO