spot_img
Senin, Februari 16, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMKantor Wali Kota Mataram Mulai Ditempati Awal 2026

Kantor Wali Kota Mataram Mulai Ditempati Awal 2026

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Kota Mataram berencana mulai menempati gedung utama Kantor Wali Kota Mataram yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, pada awal 2026. Gedung tersebut telah menyelesaikan tahap pembangunan pertama dan dinyatakan rampung melalui proses provisional hand over (PHO).

Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohon Roliskana, menyampaikan bahwa pemanfaatan awal gedung akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap awal, pihaknya akan mengoordinasikan penempatan organisasi perangkat daerah (OPD) bersama Sekretaris Daerah Kota Mataram. OPD yang memiliki fungsi pelayanan administrasi publik menjadi prioritas untuk menempati kantor baru tersebut.

“Nanti kita akan pilih dinas yang paling pas, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan administrasi masyarakat, sehingga pada awal tahun sudah ada aktivitas pemerintahan di sana,” ujar Mohon, Senin, 29 Desember.

Menurutnya, langkah ini penting agar gedung yang telah selesai dibangun tidak dibiarkan kosong terlalu lama dan segera memberikan manfaat nyata bagi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Penempatan Kantor Wali Kota Mataram pada 2026 juga merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Dalam Negeri yang mendorong agar fasilitas pemerintahan yang telah selesai dibangun segera difungsikan.

Pembangunan Kantor Wali Kota Mataram sendiri dilakukan secara bertahap dalam tiga tahap. Tahap pertama berupa pembangunan gedung utama telah rampung dengan total anggaran sebesar Rp58 miliar. Selanjutnya, tahap kedua direncanakan dengan alokasi anggaran sekitar Rp60 miliar, sementara tahap ketiga masih dalam proses penyusunan rencana anggaran dan perencanaan teknis.

Mohon menjelaskan, keberadaan Kantor Wali Kota Mataram yang baru diharapkan menjadi ikon baru pemerintahan daerah. Lokasinya dinilai sangat strategis karena berada di jalur utama kota dan berdekatan dengan monumen perbatasan Mataram Metro dan Tembolak, sehingga mudah diakses serta memiliki nilai representatif.

“Kita berharap kantor ini menjadi simbol pemerintahan dan kebanggaan masyarakat Kota Mataram. Selama ini kita memang menginginkan kantor wali kota yang lebih representatif dan terintegrasi, dan alhamdulillah secara bertahap hal tersebut mulai terwujud,” katanya.

Selain sebagai pusat aktivitas pemerintahan, kantor baru ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penataan ruang kerja yang lebih modern dan terintegrasi antar-OPD.

Terkait penamaan gedung, Pemerintah Kota Mataram memilih nama “Bale Mentaram”. Penamaan tersebut dimaksudkan untuk mengangkat nilai budaya dan sejarah lokal dengan pendekatan yang sederhana dan mudah diterima masyarakat, sekaligus memperkuat identitas daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan. (pan)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO