Mataram (suarantb.com) – Rangkaian Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun 2026 telah dimulai. Rangkaian ini dimulai dengan pendaftaran akun SNPMB bagi sekolah sejak 5 Januari sampai dengan 26 Januari 2026. Sekolah diingatkan tidak lalai mengikuti seluruh rangkaian SNPMB.
Pengembang Kurikulum Ahli Muda Dinas Dikpora NTB, Purni Susanto mengingatkan pada tahun 2025 lalu, ada sekolah yang terpaksa tidak bisa mendaftarkan siswanya mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), karena tidak mendaftarkan akun SNPMB. Sekolah perlu membentuk tim khusus yang menangani SNBP ini agar sekolah tidak terlewat setiap tanggal penting dan tenggat waktu atau deadline-nya.
Sekolah harus cermat, mulai dari pengumuman kuota, masa sanggah kuota, registrasi akun SNPMB, pengisian PDSS, registrasi akun SNPMB, dan pendaftaran SNBP. “Ini penting agar sekolah tidak kehilangan momen-momen penting tersebut,” saran Purni, pada Selasa (6/1/2026).
Sekolah juga perlu mendampingi siswa secara intensif, melakukan evaluasi rutin dan mengatur strategi agar banyak siswa yang bisa masuk seleksi. Masing-masing siswa, guru dan sekolah harus mengambil perannya agar proses ini bisa dilalui degan baik.
Sementara bagi siswa, Purni menyarankan agar siswa memastikan nilai rapor konsisten dari semester I sampai V. Khususnya mapel-mapel relevan dengan jurusan impian. “Di samping itu, agar siswa mengumpulkan sertifikat prestasi non-akademik mereka,” ujarnya.
Siswa juga perlu melakukan survei daya tampung jurusan impian. “Jurusan yang lebih peminatnya tentu memiliki peluang untuk diterima ketimbang jurusan yang ramai peminatnya,” imbuh Purni.
SNPMB sendiri memiliki dua jalur yaitu SNBP dan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). Untuk SNBP 2026, pengumuman kuota sekolah telah dilaksanakan pada 29 Desember 2026. Registrasi Akun SNPMB Sekolah pada 5–26 Januari 2026. Pengisian PDSS oleh Sekolah pada 5 Januari-2 Februari 2026. Registrasi akun SNPMB siswa pada 12 Januari—18 Februari 2026. Sementara pendaftaran SNBP pada 3 Februari sampai dengan 18 Februari 2026.
Dihubungi terpisah, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unram, Prof. Dr. Sitti Hilyana menyampaikan, kuota SNBP di Unram sebanyak 20 persen dari kuota keseluruhan mahasiswa baru. Ia menyampaikan, pihaknya mengadakan rapat bersama seluruh Wakil Dekan I Fakultas di Unram untuk membahas kuota setiap fakultas pada Selasa, 6 Januari 2026.
Sebagai informasi, peserta SNBP adalah siswa SMA/SMK/MA/sederajat kelas terakhir pada tahun 2026 yang memiliki catatan prestasi unggul. Siswa juga harus memiliki NISN dan terdaftar di PDSS, memiliki nilai rapor yang telah diisikan di PDSS sesuai dengan ketentuan, memiliki prestasi akademik, dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN Akademik dan PTN Vokasi.
Calon mahasiswa yang tidak lulus SNBP masih berpeluang berkuliah di PTN. Calon mahasiswa masih bisa mendaftar di jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau UTBK-SNBT, termasuk di jalur Mandiri nanti. (ron)



