spot_img
Senin, Februari 16, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATCetak Sejarah, Capaian PAD Lobar Baru Pertama Kali Lampaui Target 107 persen

Cetak Sejarah, Capaian PAD Lobar Baru Pertama Kali Lampaui Target 107 persen

Giri Menang (suarantb.com) – Bupati Lombok Barat H Lalu Ahmad Zaini bersama Wabup Hj. Nurul Adha atau dikenal dengan akronim LAZ-UNA, belum genap satu tahun memimpin Lobar. Namun mereka telah mempu mencetak sejarah dari sisi pendapatan daerah. Dimana baru kali ini capaian PAD melampaui target hingga 107 persen.

Berdasarkan data realisasi yang dicatat Bapenda Lobar, untuk capaian PAD baik BLUD maupun non-BLUD melampaui target. Dari target Rp531.769.427.404 realisasinya melampaui mencapai 543.612.856.469 atau 102,23 persen. Untuk capaian PAD non BLUD, dari target 258.312.998.213 mampu direalisasikan 108,09 persen atau setara 279.212.167.369. Begitupula pada sektor pajak, capaiannya melampaui target 107 persen. Dari target 207.486.699.874, terealisasi hingga 223.842.791.624.

LAZ di hadapan awak media, pada Jumat (9/1/2026) menyampaikan apresiasi pada jajarannya atas kerja kerasnya tersebut. Sehingga pada tahun pertama memimpin Lobar, ia bisa mencapai realisasi PAD tahun 2025 dengan angka 107 persen. “Saya bisa mencapai realisasi PAD tahun 2025 diangka 107 persen, artinya melampaui dari target yang telah ditetapkan. Dan ini sejarah Lombok Barat, baru nyampai (lampui target),” kata LAZ.

Melihat capaian PAD Lobar selama beberapa tahun terakhir, tidak pernah mencapai target 100 persen. Kisarannya 95 hingga 98 persen. Sementara tahun ini, ia bisa memecahkan target tersebut dalam waktu kurang setahun. Kemudian kata dia, target PAD yang dipasang pun spektakuler mencapai kenaikan 100 miliar. Namun itu bisa dicapai, kendati beberapa pihak yang ketika itu meragukan bisa mencapai target atau tidak.

“Alhamdulillah bisa kami capai. Kita harus optimis, tidak boleh pesimis. Sebab setiap kita menghadirkan pesimisme itu, sekian persen semangat itu hilang. Jadi tidak boleh pesimis,” tegasnya.

Kendati sudah tercapai sesuai target, itu belum membuatnya merasa puas terhadap kinerja jajarannya. Ia terus melakukan pembenahan untuk menjadi lebih baik dan meningkat lagi tahun ini.

LAZ berharap dengan proses adaptasi selama sembilan bulan, irama bekerja, target bekerja dianggapnya sudah bisa disesuaikan oleh jajarannya. Sehingga tahun ini bisa digenjot lebih maksimal lagi. Bahkan ia telah sampaikan ke Bapenda, yang kurang optimal bekerja di level staf bisa diajukan untuk diganti. Sebab saat ini dari jajaran Kadis, sampai Kabid semua pejabat baru. Hanya beberapa yang masih, tidak dimutasi, karena dinilai betul-betul bekerja baik.

Pihaknya juga mendorong mengoptimalkan sejumlah potensi yang belum digarap maksimal. Seperti pajak air bawah tanah. Untuk itu pihaknya awal tahun ini mengidentifikasi seluruh industri dan hotel yang menggunakan air bawah tanah. Pihaknya akan memasang meteran untuk memantau. “Karena itu semua camat akan saya turunkan (mendata),” imbuhnya.

Pihaknya juga akan mengoptimalkan pendapatan dari pasar dengan menempatkan personel satpol PP untuk membackup di masing-masing pasar. Hal ini untuk mengawasi dan mengontrol pendapatan dari kepala Pasar. Sehingga hal ini mencegah Kebocoran PAD.
Pihaknya juga mengindentifikasi semua potensi pendapatan di masing-masing desa dengan menempatkan Satpol PP. Mereka bertugas memantau lebih dini perubahan tata ruang sejak dini dan gejolak sosial. Sehingga dengan begitu semua potensi pendapatan bisa dimaksimalkan. (her)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO