Giri Menang (suarantb.com) – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Barat mulai disalurkan pada awal tahun ini. Penyaluran hari pertama pada tahun ini dilaksanakan pada Jumat (9/1/2026), seperti yang dilakukan oleh SPPG Dasan Tapen. Penyaluran MBG kali ini sedikit berbeda, karena menyajikan menu yang lebih beragam dengan makanan lokal yakni ayam Taliwang khas Sasak.
Penyaluran MBG hari pertama ini pun disambut gembira oleh para murid TK Paud dan SDIT Al-Wildan di wilayah Mendagi, Gerung. MBG diantarkan oleh tim SPPG Dasan Tapen pada pagi hari, kemudian dibagikan kepada para murid. Pembagian MBG ini dipantau langsung oleh Kepala SPPG Dasan Tapen M. Imam Romail, S.Pd., bersama tim dan aparat dari Babinsa serta Bhabinkamtibmaspol setempat.
Siswi bernama Hanum, mengaku senang mendapat MBG. Ia mengaku senang mengkonsumsi daging ayam Taliwang khas Sasak yang menjadi menu baru MBG. “Senang sekali makan daging ayam,” akunya. Beberapa menu kesukaannya selain daging ayam, seperti daging sapi, ikan, sayur dan buah-buahan. Hanum mengaku setiap hari ada program MBG selalu habis dikonsumsi.
Vivian juga mengaku senang konsumsi daging ayam yang menjadi menu baru MBG. Daging ayam menjadi salah satu makanan favoritnya, selain ikan dan telur. Ia juga makan sayur mayur dan buah-buahan. Anak lainnya bernama Zizi juga sangat senang makan MBG. Bahkan, MBG yang baru beberapa saat dibagikan habis dikonsumsinya. Ia mengkonsumsi MBG dengan lahap karena menunya enak dan beragam. “Menunya enak,” ujarnya.
Kepala SPPG Dasan Tapen mengatakan sesuai arahan dari BGN pusat untuk operasional hari pertama tahun 2026 ini SPPG diminta untuk memakai menu khas daerah. “Di Kabupaten Lombok Barat khususnya dan Provinsi NTB umumnya menu khas daerahnya adalah Ayam Taliwang khas Sasak. Kita kolaborasikan MBG dengan menu ayam Taliwang khas daerah,” kata Imam.
Terkait menu MBG kata Imam, di SPPG tidak mesti monoton. Namun menu yang diberikan kepada anak-anak bervariasi atau beragam. “Anak-anak sangat senang sekali, terutama menu kami di SPPG Dasan Tapen,” imbuhnya.
Pihaknya juga memaksimalkan pengantaran makanan kepada sekolah-sekolah sasaran, sesuai hasil kesepakatan dengan pihak sekolah.
Di daerah Mendagi itu, jumlah sasarannya sekitar 300 sampai 400 anak terdiri dari TK dan SDIT. Wakil Kepala Kesiswaan SDIT Al-Wildan Fairuz mengatakan bahwa jumlah peserta didik yang disasar MBG khusus SDIT sebanyak 293 anak. Siswa menerima MBG sejak awal ada program ini dari SPPG Dasan Tapen. Pembagian MBG ini diterima merata oleh murid dan mereka begitu senang menerima MBG ini.
Terlebih dengan adanya menu baru awal tahun ini yang diberikan SPPG Dasan Tapen berupa ayam Taliwang khas Sasak. “Alhamdulillah selama MBG ini berjalan di sekolah kami, anak-anak antusias, senang sekali. Malah mereka tidak belanja di luar untuk menunggu MBG ini,” kata dia. Program ini kata dia sangat bermanfaat bagi murid dan pengurus SDIT.
Harapannya, penyaluran MBG ini diteruskan. Beberapa hambatan perlu dibenahi. Ia berharap MBG lebih cepat diantar ke sekolah dan menunya lebih variatif. (her)



