spot_img
Jumat, Januari 30, 2026
spot_img
BerandaPENDIDIKANHari Ini, SMPN 1 Mataram Uji Coba Pelaksanaan Sekolah Sehari Penuh

Hari Ini, SMPN 1 Mataram Uji Coba Pelaksanaan Sekolah Sehari Penuh

Mataram (Suara NTB) – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Mataram , Senin, 12 Januari 2026 hari ini mulai  uji coba pelaksanaan sekolah sehari penuh atau fullday school.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala SMPN 1 Mataram, Muhammad Taufik dikonfirmasi pada Minggu, 11 Januari 2026 mengatakan, uji coba sekolah sehari penuh atau fullday school akan dimulai hari ini. Pihaknya telah siap dengan skema baru yang diterapkan oleh pemerintah. “Insya Allah,uji coba mulai besok pagi (hari ini,red),” kata Taufik.

Rencana uji coba sekolah sehari penuh telah disampaikan ke siswa dan guru pada, Jumat, 9 Januari 2026.  Orang tua siswa kata Taufik, cukup antusias dengan rencana tersebut dan mendukung sepenuhnya. “Alhamdulillah, semua orang tua sangat mendukung,” terang Taufik.

Dinas Pendidikan berencana menerapkan kebijakan lima hari sekolah dengan skema sekolah sehari penuh. Kebijakan ini dinilai sebagai metode strategis untuk memperkuat karakter siswa yang religius dengan pembiasaan positif dan masif. Apabila fullday school diterapkan, maka waktu belajar siswa-siswi dimulai pukul 07.15-15.00 untuk jenjang sekolah dasar. Sedangkan, siswa jenjang sekolah menengah pertama akan mulai pembelajaran pukul 07.15-16.00 WITA.  Perubahan jam belajar siswa ini, secara otomatis siswa-siswi akan sekolah selama lima hari yakni, Senin-Jumat.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Yusuf menambahkan, skema sekolah sehari penuh ini, bertujuan untuk memastikan siswa lebih banyak menikmati waktu berkualitas dengan orangtuanya.

“Biar memberikan keleluasaan pada anak dan orangtua untuk berkumpul pada hari Sabtu,” jelas Yusuf.

Perubahan jam belajar siswa di sekolah, praktis mereka akan sekolah Senin-Jumat. Sedangkan, hari libur pada Sabtu dan Minggu dapat dimanfaatkan oleh guru untuk belajar, guna meningkatkan kompetensi.

“Kan ada pembelajaran bagi guru, peningkatan kompetensinya itu akan dipusatkan pada hari Sabtu,” kata Yusuf.

Rencana fullday school masih tahap uji coba. Uji coba kata Yusuf, akan dilaksanakan serentak di seluruh sekolah mulai jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. (sib)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO