Dompu (suarantb.com) – Jembatan ruas Jala – Nangasia Kecamatan Hu’u yang dikerjakan melalui dana hibah Badan Nasional Penanggulangan Bencana tahun 2025 akhirnya rampung. Akses jalan ini bisa dimanfaatkan oleh warga setempat. Jembatan ini merupakan penghubung bagi wilayah Jala dan Daha serta Marada Kecamatan Hu’u.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Dompu, Aris Ansary, ST, MT., Selasa, 13 Januari 2026 mengungkapkan, pembangunan jembatan yang dibiayai melalui dana hibah BNPB tahun 2025 ini, diselesaikan kontraktor tepat waktu. Jembatan dengan bentangan 30,80 meter, tipe PCI balok girder ini dibangun di atas daerah aliran Sungai Daha.
Banjir bandang yang melanda Hu’u pada Rabu, 7 Januari 2026, sempat dikhawatirkan akan berdampak pada bangunan jembatan. Apalagi banjir tersebut pusatnya di Sungai Daha. Sungai yang dikenal memiliki arus deras dan sering membawa batuan besar saat banjir. “Alhamdulillah, kondisinya baik – baik saja. Insyaallah Kamis (15/1) besok, Pak Bupati akan meninjau jembatannya,” ungkap Aris.
Jembatan yang dikerjakan oleh PT.Cakra Nusa Sejahtera dengan nilai kontrak Rp11,187 miliar ini cukup vital. Selain sebagai penghubung utama bagi petani, ruas jalan kabupaten ini merupakan ruas jalan alternatif satu – satunya bagi warga Hu’u.
Sebelum dibangun tahun 2025, jembatan ini sempat amblas akibat banjir bandang pada 2022 lalu. Setelah diperjuangkan pemerintah, akhirnya mendapat respon dan dukungan dari BNPB dengan menggelontorkan dana hibah akhir tahun 2024. Namun dikucurkan dalam APBD Dompu tahun 2025 bersama penanganan pasca bencana lainnya.
Total hibahnya sebanyak Rp.17 M yang digunakan untuk rekonstruksi jembatan, rekonstruksi bendungan suplesi DI E Madawa Kecamatan Hu’u sepanjang 23 meter, rehabilitasi bangunan penguat tebing Sungai Laju Simpasai – Kandai Dua sepanjang 452 meter, rehabilitasi tanggul banjir Sungai Silo sepanjang 40 meter, dan rehabilitasi tanggul Sungai Nae Kempo sepanjang 75 meter. Namun rekonstruksi bendungan suplesi DI Madawa tidak jadi dikerjakan melalui dana hibah BNPB karena telah dikerjakan oleh BWS NT 1 tahun 2023. (ula)


