Tanjung (suarantb.com) – PDAM Amerta Dayan Gunung memutuskan untuk memperpanjang pelayanan sambung kembali secara gratis. Setelah diberlakukan selama 1 bulan (Desember 2025) dengan serapan program 53 pelanggan, kini PDAM menambah periode pelayanan sambung kembali dari 12 Januari-31 Maret 2025.
Manajer Hubungan Pelanggan PDAM Amerta Dayan Gunung, Malik Achmad, Selasa (13/1/2026) mengungkapkan sambung kembali water meter tanpa biaya merupakan tindak lanjut program akhir tahun. Sekaligus program ini menjadi program awal tahun 2026 dalam rangka meningkatkan cakupan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
“Ini merupakan program awal tahun Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung dalam rangka meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Lombok Utara yang sudah menjadi pelanggan PDAM akan tetapi kondisi water meternya sudah diangkat oleh petugas karena tunggakan airnya akan menjadi Pelanggan Tidak Aktif. Dengan adanya program ini kami akan membebaskan biaya pemasangan kembali dan hanya membayarkan total tunggakan tagihan air saja,” papar Malik.
Ia menjelaskan, perpanjangan periode program sambung kembali merupakan respons PDAM untuk meringankan sebagian beban masyarakat, khususnya pada biaya sambung kembali water meter yang dicabut akibat adanya tunggakan lebih dari tiga bulan.
Melalui program ini, PDAM menggratiskan biaya denda pengaktifan sambung kembali dengan nominal beban bervariasi. Sebagaimana diatur oleh PDAM, beban aktivasi kembali berlaku sebesar Rp200 ribu untuk pemutusan kurang dari satu bulan, Rp300 ribu untuk pemutusan satu-dua bulan, Rp400 ribu untuk pemutusan dua-tiga bulan, Rp500 ribu untuk pemutusan tiga-empat bulan, dan Rp1,5 juta untuk pemutusan lebih dari lima bulan.
“Syarat aktivasi kembali adalah melunasi beban tagihan tertunggak, kemudian datang ke PDAM baik Kantor pusat maupun kantor cabang pelayanan dengan membawa meterai 10.000,” sambungnya.
Malik optimis, seiring program subsidi beban sambung kembali yang diberikan kepada pelanggan, jumlah pelanggan pasif dapat berkurang.
Sebelumnya disebutkan, total pelanggan PDAM sampai dengan 30 September 2025 mencapai 27.326 sambungan. Jumlah tersebut mencakup pelanggan di 5 kecamatan sampai dengan Gili Air, kecuali Gili Trawangan. Dari angka itu, pelanggan aktif tercatat sebanyak 23.096 sambungan, dan pasif sebanyak 4.230 sambungan. Dengan tersambungnya 53 pelanggan pasif pada Desember 2025, maka jumlah pelanggan pasif berkurang menjadi 4.177 pelanggan. (ari)



