spot_img
Kamis, Februari 5, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWASOTK Rampung, Sumbawa Pastikan Labkesmas Segera Beroperasi

SOTK Rampung, Sumbawa Pastikan Labkesmas Segera Beroperasi

Sumbawa Besar (suarantb.com) – Pemkab Sumbawa memastikan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di RSUD Sering sudah selesai disusun tinggal menunggu alat kesehatan (alkes) untuk operasionalnya.

“Peraturan bupati SOTK-nya sudah ada termasuk analisa jabatan (anjab) dan analisis beban kerja (ABK) untuk tenaganya, tinggal kita menunggu droping alat dari Pemerintah Pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) H. Sarip Hidayat, kepada Suara NTB, Rabu (14/1/2026).

Ia melanjutkan, rencana pemerintah pada awalnya droping alat itu akan dilakukan akhir tahun 2025. Tetapi karena adanya pergeseran anggaran sehingga baru terealisasi untuk droping alat tersebut di tahun ini (2026).

“Hasil rapat zoom meeting kemarin dengan Kementerian untuk pengadaan alat-alat tersebut dilakukan pada bulan Januari hingga bulan Maret. Sementara untuk droping ke daerah dilakukan pada bulan April- Juni,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah pusat segera melakukan droping fasilitas penunjang di labkesmas tersebut mulai tahun 2026. Fasilitas tersebut nantinya sebagai cikal bakal beroperasinya Labkesmas karena untuk sementara ini keberadaan bangunan gedung itu belum bisa digunakan.

“Jadi ada 28 jenis alat yang akan di droping dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Ketika alatnya sudah siap tinggal kita operasionalkan saja,” ucapnya.

Haji Sarip mengaku, keberadaan Labkesmas tersebut sangat strategis dalam memperkuat sistem layanan kesehatan bagi masyarakat. Terutama dalam hal pemeriksaan laboratorium yang terstandar dan terintegrasi.

“Sekarang masih dalam proses legalisasi di kementerian, kedepannya kami mendorong agar Labkesmas ini menjadi UPT yang mandiri, berada langsung di bawah Dinas Kesehatan (Dikes),” ujarnya.

Ia menyebutkan, Labkesmas dirancang sebagai pusat laboratorium kesehatan yang secara teknis akan membawahi semua laboratorium di wilayah Sumbawa. Bahkan tidak hanya sebagai laboratorium milik peme rintah saja melainkan juga bisa digunakan oleh swasta.

“Kami akan menjadikan Labkesmas sebagai simpul koordinasi dan pengawasan mutu laboratorium secara menyeluruh,” ucapnya.

Ia menambahkan, dengan terbentuknya UPT Labkesmas, Pemerintah Daerah berharap pelayanan laboratorium bisa meningkat dari sisi mutu, kecepatan, serta jangkauan. Tidak hanya untuk mendukung kebutuhan rumah sakit dan puskesmas, tapi juga sebagai referensi laboratorium bagi masyarakat umum dan institusi lainnya.

“Labkesmas ini kita harapkan sebagai garda dalam mendeteksi penyakit menular, pemeriksaan lingkungan, serta pemantauan kesehatan masyarakat dan menjadi rujukan utama layanan laboratorium di daerah,” tukasnya. (ils)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN


VIDEO