spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATMenhaj Hadiri Temu Alumni Ikapete di Lobar

Menhaj Hadiri Temu Alumni Ikapete di Lobar

Giri Menang (suarantb.com) – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia, Dr. KH. Mochamad Irfan Yusuf berkunjung ke Lombok Barat, NTB pada Jumat (16/1). Dalam kunjungan resmi kedua ke Lobar ini, Menhaj Gus Ifran, sapaannya, melaksanakan sejumlah agenda.

Agenda Menjah, di antaranya, temu alumni Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (Ikapete), tokoh agama dan tokoh masyarakat di Pesantren Sains Khairul Wadi Tebuireng 19 Lombok, Dusun Beroro, Desa Jembatan Kembar Timur, Kecamatan Lembar, Lobar.

Dalam temu alumni itu, Menhaj sekaligus mensosialisasikan program dan kebijakan Kementerian yang baru terbentuk tahun 2025 ini. Dalam lawatannya ke Lombok, Menhaj didampingi sejumlah jajarannya. Di antaranya, Dirjen PEEH, Prof. Jaenal Effendi, M. Henikam, Gibran M.F skelaku TA, Karo Umum Slamet, dan pejabat Kementerian lainnya.

Sebelum berkunjung ke Lobar, Menteri didampingi Kanwil Kemenhaj Provinsi NTB melaksanakan supervisi di Asrama Haji Lombok. Selanjutnya Menteri silaturahmi dengan Gubernur NTB. Barulah setelah itu, Gus Menteri Haji dan Umrah melaksanakan kegiatan temu alumni di Pesantren Sains Khairul Wadi Tebuireng 19 Lombok di Lembar Lobar.

Menteri didampingi juga oleh Ketua Ikapete NTB Ali Hidayat. Dalam pertemuan itu Menteri menekankan beberapa poin pada alumni, di antaranya pertama dimanapun berada alumni harus tetap menjadi orang yang bermanfaat. Kedua, alumni harus bisa bersinergi dengan semua kalangan. Apapun Partainya, alumni tetap solid membangun bangsa dan negara.

Ketua Ikapete NTB Ali Hidayat, mengatakan bahwa kunjungan Menhaj telah teragenda langsung dari Kementerian. “Agenda beliau (Menteri Haji dan Umrah) temu alumni, tokoh masyarakat dan tokoh agama sekaligus sosialisasi kebijakan baru program haji di Kementerian Haji dan Umrah RI,” kata Ali dikonfirmasi Minggu (18/1/2026). Selaku Ketua Ikapete, pihaknya mengusulkan beberapa hal kepada Menteri.

Pertama, secara khusus ia minta Menhaj Gus Ifran agar memperhatikan NTB. “Alhamdulillah NTB, kuota hajinya naik sampai 1000-an,” sebutnya. Pihaknya juga berharap pada Gus Menteri untuk bisa melibatkan pondok-pondok pesantren dan alumni yang ada di NTB sebagai jembatan untuk sosialisasi terkait dengan program-programKementerian Haji dan Umrah.

Ia menyebut saat ini, jumlah alumni pesantren Tebuireng yang tercatat NTB sendiri mencapai 350 orang. Mereka tersebar di seluruh wilayah di NTB, bisa dilibatkan dalam mensosialisasikan program Kementerian. Menurutnya pelibatan Pondok Pesantren dalam sosialisasi agar program-program Kementerian cepat mengena ke masyarakat, karena kebanyakan Ponpes berbasis keumatan sesuai dengan rukun Islam ke lima untuk naik haji. (her)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO