Taliwang (suarantb.com) – Usaha pencarian terhadap dua warga Desa Talonang, Kecamatan Sekongkang yang dilaporkan hilang terus dilakukan. Memasuki hari ke-6, Senin (19/1/2026) kemarin, unsure gabungan kembali melaksanakan kegiatan pencarian dengan menyisir wilayah sekitar Batu Nampar, Talonang.
Kegiatan pencarian tersebut melibatkan unsure dari aparat kepolisian, BPBD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Satpol PP serta masyarakat setempat. Seluruh unsure bergabung menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban, baik di area pemukiman, kebun, maupunjalur-jalur yang biasa dilalui warga.
Pencarian dipimpin langsung oleh Kapolsek Sekongkang Ipda Herman. Kapolsek turun langsung kelapangan bersama personil gabungan untuk memastikan proses pencarian berjalan maksimal dan terkoordinasi dengan baik.
Herman menjelaskan dalam pencarian ini,pihaknya masih terus berupaya dengan mengedepankan koordinasi antarinstansi. Termasuk melibatkan masyarakat setempat yang sangat memahami kondisi medan. “Kami terus berupaya maksimal bersama seluruh unsure terkait dan masyarakat. Pencarian dilakukan secara menyeluruh dengan menyisir lokasi-lokasi yang berpotensi,” kata Herman.
Sementara itu,Kepala Desa Talonang Baru, Budi Haryo menjelaskan, dua warganya yang hilang tersebut terbilang misterius. Pasalnya,sejak dinyatakan hilang pada, Rabu 14 Januari lalu, sejumlah kejanggalan ditemukan selama proses pencarian. Namun jejak-jejak keberadaan kedua warganya tidak juga dapat terdeteksi hingga hari ini.
“Sepeda motornya sudah ditemukan. Bahkan kami dapat info ada warga yang sempat melihat dua orang itu di Tongo saat belanja di toko pada hari Kamis. Tapi ke mana selanjutnya tetap misteri,” kata Budi.
Tidak adanya tanda-tanda terang terhadap keberadaan kedua warganya itu. Budi mengungkap pencarian pun tidak saja dilakukan secara konvensional. Pihak keluarga bahkan melakukan dengan melibatkan unsure mistis. “Ada sandro (ahli nujum) yang didatangkan keluarga korban dari Lombok turut mencari. Tapi hasilnya masih nihil,” cetusnya.
Berdasarkan kronologis korban hilang masing-masing LP (19) dan AL (20), keduanya warga Desa Talonang Baru. Hilangnya LP dan AL bermula pada Rabu malam 20 Januari 2026. Saat itu keduanya meminta izin untuk membeli voucher dengan mengenadari sepeda motor rekannya berinisial H. Namun keduanya hingga Kamis pagi tak kunjungkembali.
Pada hari yang samapencarian pun dimulai oleh keluarga bersama warga dan menemukan motor yang dikendarai kedua korban di pinggir jalan sekitar Lebewe. Temuan motor itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Sekongkang.
Usai mendapat laporan, Polsek Sekongkang mengambilalih pencarian dengan membentuk tim gabungan. Proses pencarian pun dimulai dari lokasi penemuan sepeda motor. Beberapa titik mencurigakan disisir bahkan dengan bantuan unit drone milik Tim Fire Emergency Service AMMAN. Namun hingga hari ini tetap belum membuahkan hasil. (bug)



