spot_img
Minggu, Februari 15, 2026
spot_img
BerandaBREAKING NEWSBupati Lombok Tengah Geser Sejumlah Pejabat Eselon II

Bupati Lombok Tengah Geser Sejumlah Pejabat Eselon II

Praya (suarantb.com) – Sebanyak enam pejabat eselon II lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dimutasi ke jabatan yang baru. Pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P., M.AP., bertempat di Ballroom Kantor Bupati Loteng, Selasa (20/1/2026) malam.

Mutasi kali ini menjadi mutasi pejabat perdana di era kepemimpinan pasangan H.L. Pathul Bahri–Dr. H.M. Nursiah, S.Sos., M.Si., setelah dilantik pada bulan Februari 2025 lalu.

Keenam pejabat yang dimutasi yakni Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Drs. H. Lalu Muliawan, M.M., kini dipercaya sebagai Asisten I Setda Loteng. Kemudian Kepala Dinas Pariwisata Loteng Lalu Sungkul, S.Pd., ditunjuk mengisi jabatan Staf Ahli Bupati bidang Pemerintah hukum dan Politik yang sudah lama kosong.

Selanjutnya, Ir. Irman, M.M., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kini digeser sebagai Staf Ahli Bupati bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan menggantukan posisi Dra. Try Widiastuti, M.A., yang dimutasi sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Loteng.

Dua pejabat lainnya masing-masing Kepala Dinas Permberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Loteng Drs. Lalu Rinjani, M.Si., kini dipercaya sebagai Asisten II Setda Loteng serta Drs. H. Lalu Herdan, M.Si., sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan kini ditunjuk sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Loteng.

Mutasi Pejabat Eselon II Loteng Bagian dari Penyegaran

“Mutasi seperti ini merupakan hal lazim dan biasa terjadi sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi dilingkungan pemerintahan. Sekaligus bagian dalam upaya pengembangan karier dan optimalisasi kinerja perangkat daerah,” ujar Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, dalam sambutannya.

Para pejabat yang dilantik pun sudah melalui proses dan tahapan evaluasi. Dengan mempertimbangan rekam jejak, pengalaman serta kompetensi pejabat bersangkutan. Supaya penempatan pejabat bisa benar-benar pas, sesuai bidang dan kemampuan yang dimiliki.

Pathul Bahri menambahkan, hal yang paling penting dari proses mutasi bukan pada pergeseran posisi atau jabatan semata. Namun, bagaimana proses mutasi bisa menjadi momentum penting dalam upaya mendorong peningakatan kinerja ke depan.

Karena itu, penting bagi para pejabat yang diberikan kepercayaan untuk bisa memberikan kinerja terbaik. Sekaligus bisa menghadirkan inovasi-inovasi serta terobosan nyata yang bisa mendukung kerja-kerja pelayanan kepada masyarakat. Dan, pada akhirnya bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Pejabat yang baru dilantik ini kami harapan bisa menjadi contoh bagaimana menjadi pejabat yang responsif dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Sekaligus mampu menjalankan program-program yang menunjang tercapainya target pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” sebutnya. (kir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO