spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMLuapan Sungai Jangkuk Sisakan Tumpukan Lumpur, Damkarmat Turun Tangan

Luapan Sungai Jangkuk Sisakan Tumpukan Lumpur, Damkarmat Turun Tangan

 

Mataram (suarantb.com) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Mataram mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk membersihkan lumpur sisa luapan Sungai Jangkuk di sejumlah ruas jalan lingkungan di Kelurahan Kebun Sari dan Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan.

Luapan Sungai Jangkuk terjadi pada Kamis malam (22/1/2026) sekitar pukul 23.30 Wita akibat tingginya debit air dari hulu serta intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Mataram dalam sepekan terakhir.

Kepala Dinas Damkarmat Kota Mataram, H. Rudi Suryawan, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan dari lurah setempat dengan menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran beserta 21 personel untuk melakukan pembersihan lumpur di sepanjang jalan lingkungan yang terdampak.

“Setelah menerima laporan dari lurah setempat, kami langsung turun untuk membersihkan jalan di pinggir Sungai Jangkuk yang tertutup lumpur,” ujarnya, Jumat (23/1).

Pembersihan dilakukan agar jalan kembali steril dari lumpur sisa banjir sehingga aman dan nyaman dilintasi masyarakat, baik pengguna kendaraan maupun pejalan kaki. Lumpur yang mengendap dinilai cukup membahayakan karena membuat permukaan jalan licin.

Ma menjelaskan, dua tim Damkarmat diterjunkan ke dua lokasi berbeda, yakni di sepanjang pinggir Sungai Jangkuk wilayah Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, serta di pinggir Sungai Jangkuk wilayah Kelurahan Dasan Agung.
“Untuk lokasi lainnya, kami masih menunggu laporan atau permintaan dari masyarakat maupun informasi lanjutan dari BPBD,” katanya.

Menurutnya, masing-masing mobil pemadam kebakaran yang diturunkan memiliki kapasitas air sekitar 5.000 liter. Dengan demikian, total air yang digunakan untuk pembersihan mencapai 10.000 liter. Jika kebutuhan air belum mencukupi, petugas akan kembali ke markas untuk mengisi ulang tangki.

Selain membersihkan lumpur di jalan, Damkarmat Kota Mataram juga melakukan penyedotan air di SDN 47 Ampenan yang berlokasi di Kelurahan Bintaro. Genangan terjadi karena posisi halaman sekolah lebih rendah dari badan jalan, ditambah curah hujan tinggi dan luapan air sungai.

“Selain pembersihan lumpur, petugas kami juga melakukan penyedotan air di beberapa titik genangan, termasuk di lingkungan sekolah,” jelas Rudi.

Dalam kondisi cuaca ekstrem, Damkarmat Kota Mataram menyiagakan personel selama 24 jam penuh. Hal ini dilakukan mengingat potensi bencana, baik kebakaran maupun kejadian darurat lainnya, cenderung meningkat saat cuaca ekstrem.

“Skema operasional kami tetap, dua mobil diturunkan ke lokasi bencana, sementara satu unit harus tetap siaga di pos untuk mengantisipasi kejadian lain,” katanya.

Mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dengan segera melaporkan apabila terjadi atau berpotensi terjadi bencana, baik kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.

“Tim kami siaga 24 jam dan bisa dihubungi melalui layanan panggilan darurat Call Center Mataram 112,” pungkasnya. (pan)

 

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO