spot_img
Minggu, Februari 15, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATBPBD Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Banjir

BPBD Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Banjir

Taliwang (suarantb.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Barat dalam beberapa hari terakhir fokus memantau fluktuasi ketinggian permukaan air sungai Taliwang. Masyarakat diimbau untuk mengantisipasi potensi terjadinya banjir.

Sungai yang menjadi pertemuan hilir dua sungai besar, yakni sungai Brang Rea dan Brang Ene itu menjadi parameter yang dapat menyebabkan banjir di wilayah Kota Taliwang di samping intensitas hujan tinggi. “Sejak intensitas hujan tinggi kami terus pantau ketinggian airnya,” terang Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KSB, Abdullah, Jumat (23/1/2026).

Sementara ini, ketinggian permukaan air sungai Taliwang diakui Abdullah, terus mengalami peningkatan. Hujan yang berlangsung setiap hari sejak Selasa dengan intensitas sedang perlahan meningkatkan volume air sungai ke hampir ketinggian maksimalnya. “Hari ini kami lihat naik lagi setelah kemarin sempat turun sekitar 1 meter,” paparnya.

Meski ketinggian airnya hampir menyentuh maksimal, situasi sungai Taliwang masih terhitung kondusif. Menurut Abdullah, air yang mengalir di sungai Taliwang itu masih berasal dari sumber-sumber sungai kecil yang berada di bawah bendungan Bintang Bano dan Tiu Suntuk. “Jadi masih aman lah karena informasi yang kami peroleh dari otoritas dua bendungan besar itu, air bendungan masih normal,” sebutnya.

Ia mengatakan, jika terjadi pelimpasan air pada bendungan Bintang Bano yang ada di Kecamatan Brang Rea dan Tiu Suntuk di Brang Ene, volume air sungai Taliwang dapat dipastikan meluap. Saat ini saja, air yang berasal dari sungai-sungai di bawah bendungan, ketinggian air sungai Taliwang sudah pada level maksimal. “Tapi hari ini kita lihat cerah. Begitu juga di bagian hulu. Mudah-mudahan level air sungai Taliwang kembali surut,” harapnya seraya tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada kemungkinan terjadinya bencana banjir.

“Kalau lihat data prediksi BMKG, hujan masih akan tinggi sampai tanggal 27 nanti. Jadi warga, terutama yang berada di sepanjang bantaran sungai mulai dari Brang Ene, Brang Rea dan Taliwang tetap waspada,” imbau mantan Camat Poto Tano ini.

Sementara itu, berdasarkan pantauan ketinggian air pada bendungan Bintang Bano dan Tiu Suntuk masih dilaporkan dalam kondisi normal. Data pada Kamis (22/1/2026) untuk Bendungan Bintang Bano tercatat memiliki tinggi muka air (TMA) sebesar 110,26 meter di atas permukaan laut (Mdpl). Elevasi mercu pelimpah berada pada ketinggian 115,50 Mdpl. Sementara elevasi puncak bendungan tercatat 120,00 Mdpl. Bukaan pintu pelimpah masing-masing sebesar 50 sentimeter untuk pintu 1 dan pintu 2, dengan kondisi pelimpah bebas nihil. Pada bagian intake, bukaan HJV 0,90 meter berada pada posisi 50 persen, dengan total outflow sebesar 51,41 meter kubik per detik.

Sementara itu, Bendungan Tiu Suntuk tercatat memiliki tinggi muka air (TMA) sebesar 92,84 Mdpl. Elevasi mercu pelimpah berada pada ketinggian 93,50 Mdpl. Sedangkan, elevasi puncak bendungan tercatat 98,00 Mdpl. Bukaan pintu pelimpah masing-masing 55 sentimeter untuk pintu 1 dan pintu 2, dengan kondisi pelimpah bebas nihil. Pada sistem intake, bukaan HJV 0,50 meter berada pada posisi 50 persen, sedangkan HJV 0,90 meter berada pada posisi 0 persen. Total outflow tercatat sebesar 57,29 meter kubik per detik.(bug)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO