Praya (suarantb.com) – Pelaksanaan event budaya nasional Bau Nyale di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) pada 7-8 Februari 2026 mendatang, bakal digelar di empat lokasi berbeda. Dengan kawasan Pantai Seger tetap menjadi venue utama dan akan diisi grup band ibu kota Geisha di malam puncak Bau Nyale. Saat ini persiapaan event tahunan tersebut diklaim sudah mencapai 80 persen.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Loteng H. Lalu Wiranata, S.I.P.,M.A., saat ditemui Suara NTB di kantornya, Selasa (27/1/2026), mengungkapkan, selain di Pantai Seger, Bau Nyale juga digelar di Pantai Selong Belanak Kecamatan Praya Barat. Kemudian Pantai Torok Aik Belek Desa Montong Ajan Kecamatan Praya Barat Daya serta Teluk Awang, Pujut.
Rangkaian perayaan event Bau Nyale sendiri akan dimulai pada MInggu (1/2/2026) mendatang diisi dengan event peresean selama empat hari, sampai hari Kamis. Kemudian pada Jumat (6/2/2026) itu ada event karnaval budaya “Seribu Putri Mandalika” yang akan dilaksanakan di kawasan Pantai Kuta. Di malam puncak Bau Nyale, selain penampilan dari Geisha juga ada penobatan Putri Mandalika.
Wiranata mengatakan, perayaan event Bau Nyale tahun ini dikonsep tidak terlalu mewah seperti pada gelaran tahun-tahun sebelumnya. Sebagai bentuk empati kepada masyarakat Loteng di beberapa wilayah yang tengah dilanda musibah seperti banjir dan angin puting beliung.
Belum lagi bicara kondisi anggaran daerah juga terbatas untuk membiayai pelaksanaan event Bau Nyale, sehingga kemasan acara tidak terlalu mewah, namun diharapkan tetap semarak. “Event inikan sudah menjadi event nasional dan event masyarakat di daerah ini. Jadi kita optimis tetap semarak. Meski tidak banyak event pendukung yang digelar,” tambahnya.
Terkait persiapan teknis dan lokasi acara, lebih lanjut Wiranata menjelaskan sudah dimulai. Dengan fokus perhatian saat ini ialah perbaikan jembatan Pantai Seger. Mengingat, jembatan tersebut merupakan fasilitas pendukung utama dari event Bau Nyale di kawasan Pantai Seger.
Dengan perbaikan yang dilakukan tersebut diharapkan jembatan Pantai Seger bisa digunakan saat puncak perayaan Bau Nyale nantinya. “Perbaikan jembatan sudah ditangani Dinas PUPR. Kita harapkan bisa selesa secepatnya dan bisa digunakaan saat perayaan puncak nantinya,” ujarnya. (kir)


