spot_img
Selasa, Februari 3, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATAlun-alun dan GMS Jadi Pusat Keramaian Baru, Hidupkan Ekonomi Masyarakat

Alun-alun dan GMS Jadi Pusat Keramaian Baru, Hidupkan Ekonomi Masyarakat

Giri Menang (suarantb.com) – Dibangunnya sejumlah fasilitas publik, seperti Alun-alun dan revitalisasi Bundaran GMS oleh Bupati Lalu Ahmad Zaini dan Wabup Hj Nurul Adha begitu tampak dan dirasakan masyarakat.

Alun-alun dan GMS menjadi pusat keramaian baru yang menghidupkan ekonomi masyarakat.

Kawasan Alun-Alun Giri Menang Park (GMP) kini resmi menjadi pusat keramaian baru bagi masyarakat Lobar. Pemindahan lokasi kegiatan Car Free Nite (CFN) dan Car Free Day (CFD) dari depan Taman Kota Gerung ke jalur ini membawa suasana segar dan penataan yang lebih terorganisir.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati yang menginginkan adanya pembenahan serius dalam pengelolaan pedagang dan kenyamanan pengunjung.

Asosiasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Lombok Barat bergerak cepat dengan menerapkan skema penempatan lapak berdasarkan jenis usaha. Penataan ini bertujuan agar pengunjung lebih mudah mencari kebutuhan mereka tanpa merasa sesak.

“Pengaturan lapak kini memiliki denah tersendiri. Kami memisahkan area hiburan permainan anak-anak, pedagang makanan, hingga area pakaian dan aksesoris,” ujar Yeni Ketua Asosiasi UMKM Lobar, akhir pekan kemarin.

Pelaksanaan CFN dan CFD pada hari pekan kedua, Sabtu (31/1/2026) dan Minggu (1/2/2026) ramai pengunjung. Tidak hanya sekadar pasar malam, kegiatan ini menyuguhkan akulturasi budaya dan hiburan modern, di antaranya, atraksi mendebarkan dari pentas ular dan Hiburan musik jalanan yang menemani waktu santai warga.

Meski sempat diguyur hujan, pengunjung terus berdatangan hingga pukul 22.00 Wita. Mereka membeli berbagai kuliner khas yang dijual pedagang. Sementara itu, agenda CFD pada Minggu pagi (1/2/2206), difokuskan pada kegiatan sehat seperti olahraga bersama di area jogging track yang diiringi hiburan musik ringan.

Bupati Lalu Ahmad Zaini yang hadir bersama istri, Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini serta Wabup Hj Nurul Adha. Mereka berkeliling dari satu stand ke stand lainnya untuk memberi dukungan kepada para pelaku UMKM. Tanpa rasa canggung, orang nomor satu di Lombok Barat ini terlihat menikmati kuliner seperti telur gulung, bakso bakar, hingga cilok. Namun, yang paling menarik perhatian pengunjung adalah aksi spontannya saat berolahraga.

Bupati juga ikut memungut sampah yang masih tersisa di area publik. Aksi ini menjadi pesan kuat bagi pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan Giri Menang Park sebagai aset bersama. Tak kalah ramai di Bundaran GMS. Semenjak dibuka oleh Pemkab pada tahun baru kemarin, Bundaran GMS dan Plaza GMS nyaris tak pernah sepi. Hampir tiap sore hingga malam hari, masyarakat menikmati suasana di bundaran, baik yang berolahraga, duduk santai dan berbelanja.

Keramaian ini pun memberi berkah terdiri bagi para pedagang kaki lima yang berjualan di seputaran plaza GMS. Suhaimi, PKL yang berjualan di plaza 3 mengaku perubahan geliat ekonomi sangat dirasakan oleh pedagang kecil sepertinya. “Dalam sehari dapat jualan Rp700 ribu ke atas, yang penting tidak hujan, GMS itu ramai,”Imbuhnya.

Pendapatan jualan ada peningkatan dari sebelum GMS ditata oleh Pemkab. Terlebih pada akhir pekan, hari Sabtu dan Minggu. Biasanya ia membawa ayam 6 kilogram, saat ini bisa laku sampai 8-9 kilogram. Para pedagang belum ditarik Retribusi oleh pemerintah, sejauh ini ia berjualan gratis. Asalkan, kata dia pedagang diminta menjaga kebersihan. “Sore jualan, selesai berjualan steril (bersih) kita patuh bersihkan,” imbuhnya.

Ia sendiri tak keberatan jika ditarik retribusi oleh Pemkab baik untuk kebersihan dan lainnya. Apakah ditarik per hari atau per minggu. (her)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN


VIDEO