Praya (suarantb.com) – Guna menyemarakkan dan memeriahkan ajang atau event budaya tahunan Bau Nyale 2026, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) akan menggelar karnaval budaya Siu (seribu) Putri Mandalika di kawasan Pantai Kuta pada Jumat (6/2/2026) mendatang. Sekitar 1.090 Putri Mandalika direncanakan akan berparade bersama, diikuti penampilan berbagai kesenian khas budaya Lombok, perwakilan dari seluruh kecamatan di Loteng.
“Total peserta karnaval diperkirakan lebih dari 1.200 orang. Untuk putrinya saja itu sekitar 1.090 orang,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Loteng, Drs. H. Lalu Herdan, M.Si., di Kantor Bupati Loteng, akhir pekan kemarin.
Peserta karnaval sendiri nantinya tidak hanya dari unsur pemerintah daerah saja. Sekolah-sekolah negeri di Loteng juga akan terlibat. Termasuk dari unsur madrasah. “Jadi peserta dari Loteng dari berbagai elemen. Tapi tidak ada peserta dari luar Loteng,” jelasnya.
Selain memeriahkan event Bau Nyale yang akan berlangsung pada 7-8 Februari 2026 mendatang, karnaval budaya Siu Putri Mandalika tersebut sekaligus menjadi wahana memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan budaya Loteng pada masyarakat luas. Sekaligus pembuktian Loteng sebagai daerah yang kaya akan seni budaya.
Lebih lanjut Herdan menambahkan, rangkaian perayaan event Bau Nyale sendiri akan dibuka dengan event presean yang juga digelar di kawasan Pantai Kuta, mulai 1 Februari 2026 selama empat hari. Adapun perayaan puncak Bau Nyale bakal dipusatkan di kawasan Pantai Seger. Diisi dengan penampilan band nasional Geisha serta sejumlah artis lokal lainya.
Bhayangkara Riding Day
Masih dalam rangkaian memeriahkan event Bau Nyale, Polres Loteng juga akan menggelar Bhayangkara Riding Day 2026, pada Sabtu, 7 Februari 2026 mendatang. Event tersebut akan diikuti ribuan anggota komunitas otomotif bersama selebgram Sintia Mariska. Kegiatan akan diisi dengan touring dari eks Bandara Selaparang menuju kawasan The Mandalika, untuk bersama-sama meramaikan event Bau Nyale digelar.
“Selain menyemarakkan event Bau Nyale, event ini juga sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara Polri, komunitas motor serta masyarakat luas,” sebut Kapolres Loteng AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K., Sabtu (31/1/2026).
Bersamaan dengan kegiatan tersebut, Polres Loteng juga menggelar aksi pengalangan donasi kemanusiaan bagi korban bencana alam. Baik yang terjadi Loteng maupun di pulau Sumatra. Di mana setiap peserta Bhayangkara Riding Day yang berdonasi sebesar Rp 100 ribu akan mendapatkan kupon undian berhadiah.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan dan hiburan saja. Tetapi juga menjadi sarana berbagi dan membantu sesama,” ujarnya. (kir)



