Dompu (Suara NTB) – Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjalankan usaha gerai sembako dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Pasokan barang dari produsen utama menjadikan gerai KDKMP memiliki harga lebih murah, sehingga akan sangat membantu warga dalam memenuhi Kebutuhan.
Kabupaten Dompu memiliki 81 KDKMP sudah terbentuk sejak 2025. Saat ini, terdapat 15 KDKMP yang tengah memulai pembangunan gerainya. Proses pembangunan gerai ini, didukung PT. Agrinas Pangan Nusantara, Perusahaan BUMN Indonesia hasil transformasi dari BUMN konstruksi PT. Yodia Karya.
“Hingga saat ini, ada 15 gerai yang sedang dalam proses pembangunan. Bahkan 5 gerai hampir rampung,” ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Dompu, Wahyono, S.Sos didampingi Kepala Bidang Pembinaan Koperasi pada, Selasa (3/2) kemarin.
Lima gerai yang hampir rampung diantaranya milik KDKMP Nusa Jaya, Sukadamai, Tekasire, Songgajah, dan Desa Lune. Gerai yang dibangun memiliki ukuran 20 x 30 meter di atas lahan seluas 6-10 are.
Pembangunan gerai saat ini berada di atas lahan milik pemerintah daerah. Lahan milik negara atau pemerintah provinsi, juga bisa digunakan untuk pembangunan gerai, sehingga menjadi tugas Dinas Koperasi UKM mengkoordinasikan, agar proses pencatatan aset lebih teratur.
Ia menyebutkan,pembangunan gerai dan peralatan gerai mencapai Rp1,6 Miliar. Alokasi anggaran ini belum termasuk barang yang akan jual. Anggaran dari pemerintah pusat ini langsung dikerjakan pihak KDKMP bersama PT. Agrinas Pangan Nusantara dengan melibatkan warga sekitar.
Pihaknya bersama satgas penyelesaian lahan pembangunan gerai yang dibentuk kepala daerah hanya memfasilitasi penyelesaian lahan, sehingga tidak ada masalah di kemudian hari. Termasuk, ketika lahan tersebut milik pemerintah pusat atau provinsi. “Sejauh ini masih berproses. Semoga semua KDKMP Dompu bisa dibangunkan gerainya tahun 2026 ini,” harapnya.
Wahyono memastikan, keberadaan gerai KDKMP tidak akan mematikan UMKM yang ada. Justru akan membantu, karena gerai KDKMP akan menjadi pemasok bagi toko dan kios pedagang dalam memenuhi kebutuhan barang dagangan. “Fokus gerai KDKMP sebagai grosiran bukan eceran, sehingga akan tetap mendukung pelaku UMKM yang ada,” katanya.
KDKMP sebagai program prioritas nasional, lanjut Wahyono, melibatkan berbagai pihak dalam mensukseskan kegiatannya. Termasuk jajaran TNI dan Polri. Program ini juga diharapkan dapat membuka lapangan kerja bagi Masyarakat melalui berbagai peluang usaha dan kesempatan kerja. (ula/*)



