Kota Bima (suarantb.com) – Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bima kembali mengamankan sekitar 15 pelajar yang kedapatan berada di luar lingkungan sekolah alias bolos saat jam pelajaran berlangsung, Selasa (3/2/2026).
Kepala Satpol PP Kota Bima, Erwin Rahadi, S.Sos, menyatakan penertiban dilakukan dalam patroli pemantauan wilayah sebagai respons atas laporan masyarakat terkait aktivitas pelajar yang meresahkan.
“Kami menindaklanjuti laporan masyarakat. Anak-anak sekolah seharusnya berada di ruang kelas saat jam pelajaran bukan di luar sekolah,” ujarnya.
Patroli difokuskan pada sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpul dan tempat membolos oleh pelajar. “Setibanya di lokasi yang diadukan warga, petugas mendapati sejumlah anak sekolah sedang duduk santai dan bermain pada jam belajar,” katanya.
Tim patroli kemudian memperluas penyisiran ke beberapa kawasan lain yang dinilai rawan. Dari hasil patroli tersebut, Satpol PP mengamankan belasan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Bima yang terbukti tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar.
“Seluruh pelajar yang terjaring langsung dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Bima untuk dilakukan pembinaan awal. Petugas mencatat identitas masing-masing pelajar, termasuk asal sekolah,” tuturnya.
Pihaknya tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga pembinaan agar pelajar tidak mengulangi perbuatan yang sama. “Pendekatan kami bersifat edukatif. Kami ingin anak-anak kembali fokus belajar,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, aparat penegak perda ini memanggil perwakilan guru dari masing-masing sekolah. Proses serah terima akan dilakukan secara resmi untuk memastikan pembinaan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
“Guru dan pihak sekolah dilibatkan agar ada pengawasan dan pembinaan lanjutan. Ini penting supaya ada efek jera dan tanggung jawab bersama,” kata pejabat tersebut.
Pihaknya mengimbau peran aktif orang tua dan masyarakat dalam mengawasi aktivitas anak-anak selama jam sekolah. Laporan dari warga dinilai sangat membantu dalam mendukung terciptanya ketertiban dan disiplin pelajar.
“Patroli pemantauan wilayah akan terus dilakukan secara rutin dan insidental, khususnya pada jam-jam rawan pelajar membolos. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bima dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif,” tutupnya. (hir)



