spot_img
Selasa, Februari 24, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURSejumlah Jabatan Eselon II Lotim Dijabat Plt

Sejumlah Jabatan Eselon II Lotim Dijabat Plt

Selong (suarantb.com) – Memasuki awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menghadapi fenomena masifnya masa pensiun pejabat eselon II. Kondisi ini menyebabkan beberapa posisi setingkat Kepala Dinas kosong dan untuk sementara dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt.).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lotim, Yulian Ugi Lusianto, mengonfirmasi bahwa memasuki bulan Februari 2026 ini, tiga pejabat telah memasuki masa pensiun. Untuk menjaga kontinuitas pelayanan, telah ditunjuk pejabat Plt.

“Saat ini sudah ada tiga pejabat yang kita tunjuk sebagai pelaksana tugas,” jelas Ugi.
Pertama, Lalu Alwan Wijaya, S.Pd., M.M., yang sebelumnya Sekretaris Dinas Perindustrian, ditunjuk sebagai Plt. Kepala Dinas Perindustrian. Posisi ini ditinggalkan oleh pejabat definitif sebelumnya, H. Hariadi Surenggana, yang memasuki masa pensiun.

Kedua, Sosiawan Putraji, ST., M.Si., yang menjabat definitif sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata, ditunjuk merangkap sebagai Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Jabatan ini sebelumnya dipegang oleh drh. Achsan Nasirul Huda yang telah pensiun.

Ketiga, Taufik Hidayatullah, S.Pi, ditunjuk sebagai Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB). Posisi ini sebelumnya diisi oleh Dr. Hasbi Santoso yang juga telah memasuki masa pensiun.

Kekosongan jabatan eselon II diperkirakan belum berakhir. Kabarnya, masih ada lima pejabat eselon II lainnya yang diprediksi akan memasuki masa pensiun sepanjang tahun 2026 ini.

Selain tiga posisi tersebut, Ugi menambahkan bahwa saat ini jabatan Direktur RSUD Dr. Soedjono Selong, Dinas Kelautan dan Perikanan dan Inspektur pada Inspektorat Lotim juga masih dijabat oleh Pelaksana Tugas.

Mengenai pengisian jabatan secara definitif, Ugi menyatakan masih menunggu kebijakan dan arahan lebih lanjut dari Bupati Lotim, apakah akan melalui mekanisme Panitia Seleksi (Pansel) kembali atau dengan mekanisme lainnya. “Kami masih tunggu arahan Bupati,” pungkas Ugi.

Situasi ini menandai periode peralihan kepemimpinan di tingkat birokrasi Lotim, sekaligus menjadi tantangan tersendiri untuk menjaga stabilitas dan kinerja organisasi perangkat daerah. (rus)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO