spot_img
Kamis, Februari 5, 2026
spot_img
BerandaEKONOMIEkspor dan Industri Pengolahan Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi NTB di Akhir 2025

Ekspor dan Industri Pengolahan Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi NTB di Akhir 2025

Mataram (suarantb.com) — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat kinerja perekonomian NTB menunjukkan tren positif pada Triwulan IV-2025. Pertumbuhan ekonomi daerah ini didorong kuat oleh sektor pertambangan, industri pengolahan, serta lonjakan ekspor barang dan jasa.

Kepala BPS Provinsi NTB, Dr. Drs. Wahyudin, MM, Kamis, 5 Februari 2026 mengungkapkan, berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), perekonomian NTB pada Triwulan IV-2025 atas dasar harga berlaku mencapai Rp52,04 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2010 tercatat sebesar Rp30,07 triliun.

“Angka ini menunjukkan aktivitas ekonomi NTB tetap bergerak dan bertumbuh di tengah dinamika ekonomi nasional dan global,” ujar Wahyudin.

Secara kuartalan (quarter-to-quarter/q-to-q), ekonomi NTB pada Triwulan IV-2025 tumbuh 3,97 persen dibandingkan Triwulan III-2025. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian yang melonjak hingga 25,32 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 64,09 persen, seiring meningkatnya aktivitas perdagangan luar negeri dan permintaan komoditas unggulan NTB.

BPS NTB juga mencatat pertumbuhan ekonomi NTB secara tahunan (year-on-year/y-on-y) pada Triwulan IV-2025 mencapai 12,49 persen dibandingkan Triwulan IV-2024. Pertumbuhan ini ditopang kuat oleh Lapangan Usaha Industri Pengolahan yang mengalami lonjakan signifikan hingga 137,78 persen.

“Industri pengolahan menjadi motor utama pertumbuhan tahunan NTB, sejalan dengan meningkatnya nilai tambah komoditas dan aktivitas hilirisasi,” jelas Wahyudin.

Dari sisi pengeluaran, Ekspor Barang dan Jasa kembali menjadi komponen dengan pertumbuhan tertinggi, yakni mencapai 103,11 persen.

Secara kumulatif (cumulative-to-cumulative/c-to-c), pertumbuhan ekonomi NTB selama Triwulan I hingga Triwulan IV-2025 dibandingkan periode yang sama tahun 2024 tercatat sebesar 3,22 persen.

Dari sisi produksi, Industri Pengolahan masih menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, mencapai 76,37 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga menunjukkan pertumbuhan paling tinggi sebesar 4,49 persen, mencerminkan daya beli masyarakat yang tetap terjaga.

“Pertumbuhan konsumsi rumah tangga menunjukkan peran masyarakat masih menjadi penopang utama perekonomian daerah,” pungkas Wahyudin.

Dengan capaian tersebut, BPS NTB menilai struktur ekonomi daerah semakin menguat, terutama melalui pengembangan industri pengolahan dan peningkatan kinerja ekspor, yang diharapkan terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. (bul)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN


VIDEO