Giri Menang (suarantb.com) – Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menyatakan bahwa Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Lombok Barat berpeluang diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu. Hal ini tergantung dari dari sisi kinerja dan kemampuan keuangan daerah.
“Ada peluang (diangkat jadi PPPK penuh waktu) itu kan tergantung Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) atau Bupati,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).
LAZ mengatakan, PPPK Paruh Waktu di Lombok Barat akan dievaluasi setiap satu tahun sekali dengan menggunakan sistem kredit poin. Yang memenuhi target, akan langsung direkomendasikan kemudian diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu.
LAZ akan memprioritaskan PPPK Paruh Waktu yang memiliki keahlian khusus seperti ahli teknologi informasi. Menurutnya, keahlian spesifik seperti itu dapat membantu pihaknya melakukan percepatan pembangunan. “Nanti saya lihat latar belakangnya, kalau ada yang kemampuan IT-nya bagus, bisa itu nanti (direkomendasikan) jadi Penuh Waktu,” jelasnya.
Meski demikian, LAZ mengatakan kebijakan pengangkatan PPPK Paruh Waktu menjadi Penuh Waktu nantinya akan diselaraskan dengan kondisi keuangan daerah. “Bisa saja nanti awalnya cuma 50 orang, ya akan kita usahakan untuk naik,” katanya.
LAZ berharap peluang yang dibuka tersebut dapat memberikan semangat dan meningkatkan etos kerja PPPK Paruh Waktu di Lombok Barat. Ia mengingatkan sifat kontrak PPPK Paruh Waktu tidak pasti, dan sistem perpanjangannya berdasarkan kinerja.
“PPPK Paruh Waktu begitu sudah dapat SK terus merasa nasibnya sudah pasti, tidak begitu. Tunjukkan kinerja terbaik,” tegasnya. (her)



