spot_img
Senin, Februari 9, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATPengunjung Ramai, CFN dan CFD Lobar Berjalan Mandiri Tanpa Intervensi Pemkab

Pengunjung Ramai, CFN dan CFD Lobar Berjalan Mandiri Tanpa Intervensi Pemkab

Giri Menang (suarantb.com) – Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD) berjalan mandiri mulai tahun ini tanpa diintervensi yang dominan dari Pemkab. Pihak Pemkab hanya mengintervensi kegiatan ini pada tahun pertama, namun belum setahun kegiatan rutin tiap akhir pekan ini bisa berjalan sendiri atau Mandiri. Masyarakat yang datang berkunjung pun kian ramai.

Seperti CFN malam Minggu (7/2/2026), sejak sore warga berdatangan. Mereka membeli kuliner khas yang dijual pelaku UMKM di sepanjang jalan depan kantor Bupati hingga depan kantor Satpol PP tersebut. Setelah malam tiba, pengunjung kian banyak yang berdatangan. Selain membeli jajanan, mereka juga menikmati suasana di areal Alun-Alun Giri Menang Park (GMP).

Kendati proyek Alun-alun (tahap II) masih dikerjakan, tetapi warga begitu asyik menikmati suasana. Sepanjang jalan depan kantor Bupati hingga monumen GMP pun ramai. Pedagang yang menjual berbagai kuliner, barang kebutuhan lain hingga wahaha permainan dipadati warga. Membludaknya pengunjung juga tampak dari areal parkir yang disiapkan di sekitar areal taman kota, depan kantor Bupati dan areal sisi kanan alun-alun dipenuhi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Ramainya pengunjung ini tentunya berkah bagi pedagang. Jajanan yang dijual ludes terjual sebelum CFN ini selesai. Seperti penjual donat bernama Tini mengaku jualannya habis sebelum CFN selesai. “Sudah habis,” katanya kepada pembeli yang ingin membeli donat.

Ia menjual tujuh sampai 10 boks ketika CFN dari hasil penjualan itu, ia bisa memperoleh Rp700 ribu-1 juta. Hampir tiga kali lipat dari hari biasa dimana ia hanya memperoleh Rp250-300 ribu.

Selain donat, ia juga menjual minuman segar. Dari hasil penjualan bisa menambah penghasilan sehari-hari dari menjual jajanan. Ia berharap agar kegiatan CFN ini digelar terus menerus. Walaupun tak lagi diintervensi Pemda, tapi diadakan oleh asosiasi namun banyak pengunjung yang datang. Pengunjung ini, tidak saja dari luar Lobar.

Sejak Alun-alun Giri Menang Park (GMP) dibuka untuk kegiatan CFN, banyak pengunjung datang mengabadikan momen dengan swafoto. Alun-alun GMP pun menjadi pusat keramaian baru yang menghidupkan ekonomi masyarakat. Pemindahan lokasi kegiatan CFN dan CFD dari depan Taman Kota Gerung ke jalur ini membawa suasana segar dan penataan yang lebih terorganisir.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati yang menginginkan adanya pembenahan serius dalam pengelolaan pedagang dan kenyamanan pengunjung.

Asosiasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Lombok Barat bergerak cepat dengan menerapkan skema penempatan lapak berdasarkan jenis usaha. Penataan ini bertujuan agar pengunjung lebih mudah mencari kebutuhan mereka tanpa merasa sesak.

“Pengaturan lapak kini memiliki denah tersendiri. Kami memisahkan area hiburan permainan anak-anak, pedagang makanan, hingga area pakaian dan aksesoris,” ujar Ketua Asosiasi UMKM Lobar, Yeni akhir pekan kemarin.

Tidak hanya sekadar pasar malam, kegiatan ini menyuguhkan akulturasi budaya dan hiburan modern, di antaranya, atraksi mendebarkan dari pentas ular dan Hiburan musik jalanan yang menemani waktu santai warga.

Sementara itu, agenda CFD pada Minggu pagi (1/2/2206), difokuskan pada kegiatan sehat seperti olahraga bersama di area jogging track yang diiringi hiburan musik ringan. (her)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN


VIDEO