Praya (suarantb.com) – Langkah strategis diambil Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dan Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dalam upaya memperkuat upaya penanganan, pengendalian dan penyelamatan terhadap potensi kebakaran dan non kebakaran di daerah perbatasan kedua wilayah. Upaya itu dengan menandatangani kesepakatan bersama untuk melakukan pencegahan, pengendalian serta penyelamatan kebakaran dan nonkebakaran secara bersama di wilayah perbatasan, Jumat (13/2/2026).
Penandatangan kesepatan berlangsung di ruang rapat Bupati Loteng oleh perwakilan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) kedua kabupaten. Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P.,M.A.P., hadir langsung menyaksikan penandatangan kesepakatan yang memungkinkan bagi Loteng maupun Lotim bisa melakukan upaya penanganan bersama ketika terjadi kasus kebakaran diwilayah perbatasan kedua wilayah.
Dengan begitu, penanganan kasus-kasus kebakaran bisa lebih cepat dan maksimal. Termasuk melakukan upaya-upaya penguatan dalam mencegah terjadinya kasus kebakaran maupun gangguan non-kebakaran lainnya.
“Kesepakatan ini juga diharapkan bisa meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan petugas serta keselamatan dan kesejahteraan masyarakat kedua daerah,” sebut Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri.
Kesepakatan tersebut penting karena bisa menjadi langkah strategis bagi kedua pemerintahan dalam rangka memperkuat kerja sama lintas daerah kedepanya. Khususnya dalam menghadapi potensi kebakaran dan bencana nonkebakaran yang rawan terjadi di wilayah perbatasan yang selama ini mungkin belum bisa maksimal dilakukan karena terkendala berbagai keterbatasan.
Sekaligus sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan secara terpadu. “Kolaborasi antar daerah menjadi kunci dalam upaya pencegahan dan pengendalian bencana, khusus kebakaran atau non kebakaran,” tegas Ketua DPD Partai Gerindra NTB ini. (kir)



