PEMERINTAH Kecamatan Sandubaya menginstruksikan seluruh kelurahan membentuk tim satuan tugas (satgas) untuk melaksanakan siaga ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta menjaga kondusivitas wilayah di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat pada malam hari.
Camat Sandubaya, Henny Suyasih, mengatakan pemerintah kecamatan bersama jajaran kelurahan berkomitmen menciptakan situasi yang aman dan nyaman agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan khidmat.
“Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap bulan Ramadan, mulai dari tingkat kelurahan hingga kepala lingkungan. Tujuannya untuk memastikan wilayah tetap tertib dan masyarakat merasa aman dalam beribadah,” ujarnya, Selasa (17/2).
Ia menjelaskan, satgas akan melaksanakan patroli rutin di sejumlah titik rawan untuk memastikan kondisi wilayah tetap kondusif dan mencegah terjadinya keributan, balap liar, petasan, maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Patroli difokuskan pada jam-jam rawan, terutama setelah salat tarawih hingga menjelang sahur.
Selain patroli, setiap kelurahan juga mendirikan posko siaga yang dipusatkan di kantor lurah sebagai pusat koordinasi dan pelaporan. Posko tersebut akan menjadi tempat konsolidasi tim serta menerima aduan masyarakat apabila ditemukan potensi gangguan keamanan.
Menurut Henny, mobilitas masyarakat selama Ramadan cenderung meningkat, terutama pada malam hari. Aktivitas remaja yang berkumpul hingga larut malam menjadi salah satu perhatian pemerintah kecamatan.
“Setelah tarawih, kami siapkan penjagaan dan monitoring wilayah karena pada jam-jam tersebut biasanya aktivitas remaja cukup tinggi. Kami ingin mencegah hal-hal yang tidak diinginkan sejak dini,” jelasnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan patroli melibatkan unsur tiga pilar di setiap kelurahan, yakni Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta didampingi lurah dan kepala lingkungan setempat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat pengawasan dan respons cepat apabila terjadi gangguan ketertiban.
Tidak hanya itu, pihak kecamatan juga mengintensifkan koordinasi dengan para pemilik atau pengelola rumah kos melalui kelurahan. Mereka diimbau ikut berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk dengan mendata penghuni serta mengawasi aktivitas di lingkungan kos.
Pemerintah Kecamatan Sandubaya juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat, untuk berperan aktif menjaga suasana Ramadan tetap damai. Partisipasi warga dinilai penting karena keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian bersama.
Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kecamatan Sandubaya berharap pelaksanaan ibadah Ramadan tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan tenang dan penuh kekhusyukan. (pan)



