spot_img
Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURYayasan LombokCare Perkuat Gerakan Deteksi Dini dan Penanganan Anak Clubfoot di Masyarakat

Yayasan LombokCare Perkuat Gerakan Deteksi Dini dan Penanganan Anak Clubfoot di Masyarakat

Selong (suarantb.com) – Yayasan LombokCare terus bergerak untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan penanganan Clubfoot atau kaki pengkor pada anak. Belum lama ini Yayasan LombokCare melakukan sosialisasi Clubfoot di Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur.

Ketua Yayasan LombokCare Apip Sutardi menyampaikan bahwa pihaknya kali ini turun memberikan edukasi terkait penanganan dini Clubfoot di wilayah Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, dengan melibatkan sejumlah pihak puskesmas.

“Kami menyelenggarakan workshop deteksi Dini dan penanganan anak Clubfoot di Kecamatan Aikmel dengan melibatkan Puskesmas Kecamatan Aikmel, juga puskesmas dari Kecamatan Lenek dan wanasaba sehingga total 6 puskesmas hadir dan bersama-sama belajar, berdiskusi, serta menguatkan komitmen,” ujar Apip.

Lebih lanjut disampaikan Apip bahwa edukasi terkait clubfoot selama ini masih dilakukan dikalangan terbatas yakni rumah sakit-rumah sakit besar saja. Padahal edukasi ditingkat pasilitas kesehatan paling bawah, yakni puskesmas dinilai sangat penting, karena merekalah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di bawah.

“Kami menyadari bahwa edukasi tentang clubfoot tidak bisa berhenti di rumah sakit besar atau tingkat kabupaten saja. Justru puskesmas, bidan, dan kader kesehatanlah yang paling dekat dengan masyarakat, lebih dari itu merekalah garda terdepan yang berpeluang pertama kali menemukan kasus clubfoot di masyarakat,” ujar Apip.

Apip menuturkan bahwa workshop deteksi Dini dan penanganan anak Clubfoot mendapat sambutan hangat dari peserta. Sehingga pada kesempatan itu para peserta juga mengikrarkan diri sebagai bagian menjadi “pepadu” Clubfoot yakni masyarakat penggerak deteksi dini dan penanganan yang tepat bagi anak-anak dengan clubfoot.

“Alhamdulilah workshop ini mendapat sambutan positif dari dari masyarakat. Itu terbukti dari para peserta yang bersedia mengikrarkan diri sebagai Pepadu Clubfoot. Mereka siap menjadi bagian dari gerakan deteksi dini dan penanganan yang tepat bagi anak-anak dengan clubfoot. Bersama, kita pastikan setiap anak mendapatkan kesempatan tumbuh dan melangkah dengan lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu Camat Aikmel, Ihwan menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan workshop tersebut. Karena hal itu menjadi bagian peting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Aikmel untuk penanganan dini kepada anak-anaknya Clubfoot.

“Program yang sangat bagus, saya selaku pemerintah kecamatan Aikmel mengapresiasi positif kegiatan ini. Harapan kami tentu ini berkelanjutan sehingga masyarakat kami bisa melakukan antisipasi dini terhadap kaki pengkor ini. Kedepan program ini bisa lebih terencana, dan terarah semoga penyandang kaki pengkor di wilayah kecamatan Aikmel bisa teratasi dengan baik,” pungkasnya. (ndi/*)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO