spot_img
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TENGAHSelama Ramadan, Warung dan Tempat Hiburan di Loteng Diminta Tidak Buka Siang...

Selama Ramadan, Warung dan Tempat Hiburan di Loteng Diminta Tidak Buka Siang Hari

Praya (suarantb.com) – Memasuki bulan Ramadan tahun ini para pemilik warung, rumah makan hingga tempat hiburan di seluruh wilayah di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) diminta untuk tidak buka pada siang hari. Jika peringatan tersebut tidak diindahkan, pemerintah daerah dalam hal ini Sat Pol PP Loteng tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas.

Demikian disampaikan Kasat Pol PP Loteng, Zaenal Mustakim, kepada awak media, Kamis (19/2/2026). Ditemuai usai mengikuti agenda rapat paripurna DPRD Loteng di gedung DPRD Loteng, Zaenal Mustakim mengatakan, tidak buka atau melayani konsumen pada siang hari sebagai cara untuk menghargai dan menghormati warga yang tengah menjalani ibadah puasa. Langkah ini juga untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Bukannya pemerintah daerah melarang warung atau tempat hiburan untuk buka selama bulan puasa. Tapi waktunya yang perlu diatur. Jadi kalau mau buka, silahkan mulai pukul 16.00 Wita,” sebutnya.

Pol PP Loteng sendiri nantinya akan mengerahkan tim patroli untuk mengawasi warung, rumah makan hingga tempat hiburan yang ada. Jika kemudian ditemukan ada yang membandel, pihaknya tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas. “Kalau sudah diperingatkan, tetapi tetap membandel ya kita tindak tegas,” ujarnya.

Selain warung dan tempat hiburan, pengawasan juga akan dilakukan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat saat bulan puasa. Seperti peredaran minas hingga petasan. Patroli dan pengawasan akan dilakukan secara berkala dengan melibatkan hampir semua personel Pol PP Loteng. Baik yang ada di kabupaten hingga kecamatan dan desa.

Dalam hal ini pihaknya juga mengingatkan kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban. Seperti menyalakan petasan, apalagi sampai perang petasan. Karena selain berbahaya, itu bisa mengganggu kenyamanan masyarakat saat beribadah.

“Prinsipnya mari kiita bersama-sama menjaga ketertiban selama bulan puasa kali ini. Agar masyarakat bisa tenang, beribadah juga bisa lebih khusyuk,” tegas mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Loteng ini. (kir)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO