spot_img
Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURKonsumsi Pangan di Lotim Meningkat Selama Ramadan

Konsumsi Pangan di Lotim Meningkat Selama Ramadan

 

Selong (suarantb.com) – Memasuki bulan suci Ramadan, tingkat konsumsi pangan ditaksir justru mengalami peningkatan. Konsumsi pangan meningkat salah satunya disebabkan karena budaya buka puasa. Menu makanan cenderung beragam dan bagi takjil.


Melihat fakta itu, Pemkab Lotim mencoba memastikan ketersediaan pangan tetap aman. Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Lotim, Slamet Alimin memastikan stok pangan yang tersedia selama ini di Lotim sangat aman meski terjadi peningkatan konsumsi masyarakat.
Slamet Alimin menguraikan sebanyak 33 komoditi pangan yang paling banyak dikonsumsi di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Lotim. Meski terjadi peningkatan selama puasa, namun sejauh ini terpantau cukup stabil.


Pertama, harga beras super (C4) terpantau di empat pasar berbeda Pancor, Paokmotong, Sakra dan Aikmel dilihat rata-rata harganya Rp14.725 per kilogram. Harga beras tertinggi di Pasar Sakra Rp15 000 per kilogram dan terendah di pasar Paokmotong Rp14.000 per kilogram.


Sementara beras medium terjual rata rata Rp13.583 per kilogram. Paling mahal di pasar Aikmel Rp14.500 per kilogram. Sedangkan terendah di Paokmotong Rp13.000 per kilogram.


Cabai rawit terlihat fluktuasinya paling tajam. Pada minggu pertama bulan Febuari harganya Rp70-75 ribu per kilogram. Pada minggu ketiga bukan Februari ini sudah tembus di atas rata-rata Rp100 ribu per kilogram. Pasar Pancor “si pedas” ini harganya Rp115 ribu per kilogram, Pasar Aikmel Rp110 ribu per kilogram. Harga termurah di Paokmotong Rp95 ribu per kilogram. Sedangkan di Sakra sudah tembus Rp110 ribu per kilogram.


Daging sapi juga terlihat cukup mahal. Terlihat di seluruh pasar harganya rata-rata Rp132 ribu per kilogram. Harga daging termahal di Pasar Aikmel Rp140 ribu per kilogram. Daging ayam juga terlihat naik dari Rp40 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram. Hal ini terlihat di Pasar Paokmotong. Pasar yang banyak pedagang transit dan selalu menjual dengan harga murah justru terlihat paling tinggi lonjakan harga daging ayam tersebut .


Minyak goreng kemasan, kata Selamet Alimin, rata rata di semua pasar Rp19.917. Minyak goreng ini terlihat juga mengalami kenaikan dari sebelumnya rata-rata Rp18 ribu menjadi Rp21 ribu per liter.


Gula pasir yang terlihat tidak mengalami perubahan harga sejak minggu pertama bulan Februari hingga minggu ketiga memasuki puasa. Harganya tetap Rp18 ribu per kilogram.
Terjadinya peningkatan konsumsi selama bulan Ramadan diakui Selamet Alimin terlihat bagian dari diverifikasi pangan. Konsumsi masyarakat selama bulan suci ini menjadi lebih beragam dan berimbang. Harapannya juga tetap mengedepankan aspek gizi sehingga masyarakat Lotim tetap bisa hidup sehat. (rus)



IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO