spot_img
Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
BerandaPENDIDIKANUnram, Tara Ocean Foundation, dan Kedutaan Prancis Perkuat Kolaborasi Global Riset Terumbu...

Unram, Tara Ocean Foundation, dan Kedutaan Prancis Perkuat Kolaborasi Global Riset Terumbu Karang

Mataram (suarantb.com) – Universitas Mataram (Unram) menerima kunjungan resmi dari Tara Ocean Foundation bersama Kedutaan Prancis untuk Indonesia atau French Embassy for Indonesia di Jakarta, pada Kamis, 19 Februari 2026. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Sidang Rektor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama internasional di bidang riset kelautan, menyoroti peluang kerja sama internasional dalam penelitian terumbu karang, khususnya melalui ekspedisi ilmiah Tara Coral, yang berfokus pada ketahanan ekosistem terumbu karang di kawasan Coral Triangle.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Akmaluddin, S.T., M.Sc.(Eng.), Ph.D., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ms. Aliénor Bourdais, Operations Manager Tara Foundation dan Ms. Yasmeen Dridi dari French Embassy for Indonesia di Jakarta.

“Merupakan kehormatan bagi kami menyambut kehadiran Ms. Aliénor Bourdais dan Ms. Yasmeen Dridi. Kami sangat antusias dengan diskusi kita pada hari ini, sebuah misi ilmiah ambisius yang berfokus pada ketahanan terumbu karang di kawasan Coral Triangle. Di tengah penurunan ekosistem terumbu karang global, riset yang menyoroti mengapa sebagian terumbu tetap stabil menjadi sangat penting untuk merumuskan strategi konservasi yang efektif,” ujar Prof. Akmaluddin.

Dalam kesempatan tersebut, Ms. Aliénor Bourdais menjelaskan bahwa kapal riset schooner Tara telah memulai ekspedisi baru bertajuk Tara Coral. Misi ini dirancang untuk mengungkap faktor-faktor yang mendasari ketahanan terumbu karang di kawasan Coral Triangle dan sekitarnya.
“Ketika terumbu karang di berbagai belahan dunia mengalami degradasi, terumbu di Coral Triangle menunjukkan ketahanan yang relatif stabil. Ekspedisi ini, yang dirancang bersama institusi ilmiah lokal, bertujuan memberikan wawasan baru untuk strategi konservasi sekaligus meningkatkan kesadaran global akan potensi ketahanan terumbu karang unik ini,” jelasnya.

Ekspedisi ini melibatkan sekitar 40 laboratorium dari 18 negara, dengan dukungan institusi lokal seperti University of Papua, Sea Chance, dan Blue Alliance. Dalam kesempatan ini, Tara Foundation menyampaikan harapan besar agar Unram dapat bergabung sebagai mitra dalam konsorsium ilmiah internasional tersebut.

Keterlibatan Unram diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas akademik, tetapi juga komitmen konsisten Unram dalam riset kelautan dan konservasi terumbu karang. Sebagai universitas yang berada di wilayah pesisir dengan kekayaan biodiversitas laut, Unram telah lama menjadikan penelitian dan pengabdian di sektor kelautan sebagai prioritas utama. Bergabung dalam ekspedisi Tara Coral akan menjadi langkah strategis untuk memperluas kontribusi Unram di tingkat global sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut dunia.

Dalam kerangka Indonesia–France Maritime Dialogue, Tara Coral merencanakan penelitian di Raja Ampat, Banggai, dan Lombok, sehingga menjadi peluang strategis bagi Unram untuk terus berkontribusi dalam riset kelautan dan konservasi terumbu karang sekaligus memperkuat kolaborasi internasional.

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang kuat dan berkelanjutan antara Unram, Tara Ocean Foundation, dan French Embassy for Indonesia di Jakarta. Kolaborasi ini tidak hanya membuka jalan bagi pengembangan ilmu kelautan, tetapi juga memperkuat peran Unram dalam mendukung konservasi terumbu karang dan keberlanjutan ekosistem laut.
“Semoga pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi yang kokoh dan bermanfaat bagi kemajuan ilmu kelautan serta konservasi terumbu karang,” tutup Prof. Akmaluddin. (ron)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO