spot_img
Minggu, Februari 22, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMPerkuat Keamanan Ramadan dan Nyepi

Perkuat Keamanan Ramadan dan Nyepi

PEMERINTAH Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, memperkuat langkah pengamanan menjelang dan selama perayaan hari besar keagamaan tahun 2026. Hal ini menyusul diterimanya surat edaran (SE) Wali Kota Mataram yang mengatur pelaksanaan ibadah umat Muslim selama bulan suci Ramadan dan Idulfitri, serta rangkaian perayaan umat Hindu seperti pawai ogoh-ogoh dan Hari Raya Nyepi.

Penguatan pengamanan dinilai penting mengingat dua perayaan besar dari keyakinan berbeda tersebut berlangsung dalam waktu yang berdekatan. Pemerintah kelurahan berupaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan tetap menjaga keharmonisan antarumat beragama.

Lurah Cakranegara Barat, I Gede Eka Angga Laksamana, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti SE tersebut dengan melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat. Penyampaian informasi dilakukan melalui pengeras suara masjid, koordinasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, serta melalui kepala lingkungan di masing-masing wilayah.

“Kami sudah menyampaikan teknis dan isi surat edaran, terutama yang berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan, pawai ogoh-ogoh, hingga Nyepi,” ujarnya, Minggu (22/2).

Ia menjelaskan, kelurahan juga mengintensifkan koordinasi dengan unsur tiga pilar, yakni Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan pemerintah kelurahan. Selain itu, kepala lingkungan, ketua RT, Satlinmas, serta elemen masyarakat lainnya turut dilibatkan dalam upaya pengamanan.

Menurut Angga, beberapa potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang perlu diantisipasi di antaranya aktivitas remaja pada malam hari, seperti bermain petasan dan perang mercon. Aktivitas tersebut dikhawatirkan mengganggu kekhusyukan umat Muslim yang melaksanakan salat Tarawih maupun ibadah lainnya.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Polsek dan Koramil untuk mengantisipasi aktivitas anak-anak ini, terutama pada jam-jam tertentu di Jalan Raya Terusan Bung Hatta dan kawasan Jembatan Cinta yang sering menjadi titik berkumpul,” katanya.

Selain pengawasan terhadap aktivitas remaja, pemerintah kelurahan juga memberikan perhatian pada kelancaran arus lalu lintas saat pelaksanaan pawai ogoh-ogoh. Koordinasi lintas sektor dilakukan untuk memastikan pengaturan rute, pengamanan peserta, serta kenyamanan warga sekitar.

Untuk memaksimalkan pengawasan, tim satuan tugas (satgas) yang telah dibentuk disiagakan melakukan patroli dan monitoring di titik-titik rawan. Pengawasan dilakukan secara berkala, terutama pada malam hari dan menjelang pelaksanaan kegiatan keagamaan.

Angga menegaskan, keberhasilan menjaga kondusivitas wilayah tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat. Ia mengimbau warga untuk saling menghormati, menjaga toleransi, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama menjaga situasi tetap aman dan harmonis. Dengan semangat toleransi yang selama ini terjaga, perayaan Ramadan, Idulfitri, ogoh-ogoh, dan Nyepi tahun 2026 bisa berjalan lancar dan penuh kedamaian,” pungkasnya. (pan)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO