spot_img
Minggu, Februari 22, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURTahun 2026, Target 10 Ribu Sertifikat PTSL di Lotim

Tahun 2026, Target 10 Ribu Sertifikat PTSL di Lotim

Selong (suarantb.com) – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menargetkan penerbitan 10 ribu bidang tanah melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada tahun 2026. Angka tersebut mengalami sedikit penyesuaian dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 10.250 bidang.

Kepala BPN Lotim, Komang Suarta, kepada Suara NTB mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pengkajian bersama dengan tim dari BPN terkait teknis pelaksanaan program di tahun depan. “Tahun 2026 target kami 10 ribu PTSL. Masih kaji dengan teman-teman BPN,” ujarnya.

Menurut Komang, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Hingga saat ini, sudah banyak desa yang mengajukan diri untuk menjadi lokasi pelaksanaan PTSL. Namun, ia menegaskan bahwa tidak semua pengajuan dapat langsung dipenuhi. “Sudah banyak desa mengajukan. Karena keterbatasan luasan PPT (Peta Bidang Tanah), kami tidak bisa mengakomodir semua,” jelasnya.

BPN Lotim akan menerapkan skema prioritas dalam seleksi desa. Komang menyebut bahwa prioritas utama akan diberikan kepada desa-desa yang sama sekali belum masuk dalam daftar penerima program PTSL pada tahun anggaran 2025. “Prioritas akan diberikan yang tidak masuk 2025. Juga terkait dengan foto tegak itu juga diutamakan,” imbuhnya.

Istilah “foto tegak” merujuk pada kelengkapan data fisik bidang tanah yang memudahkan proses pemetaan dan verifikasi. Komang menambahkan bahwa ketersediaan dokumen ini menjadi salah satu faktor penentu percepatan sertifikasi.

Terkait luasan desa, Komang menyebut bahwa hal tersebut turut menjadi pertimbangan. “Tergantung luas desa. Ada desa yang wilayahnya luas, ada yang kecil. Ini kami sesuaikan dengan kuota yang tersedia,” terangnya.

Untuk program tahun 2025, Komang memastikan seluruh target telah rampung. “Semua sudah diterbitkan tahun 2025. Sudah cetak semua. Sebelumnya kita selesaikan 10.250 bidang,” tutupnya.
Dengan persiapan yang matang, BPN Lotim optimistis target 10 ribu sertifikat pada 2026 dapat direalisasikan tepat waktu, sekaligus mendorong percepatan kepastian hukum hak atas tanah bagi masyarakat Lotim. (rus)

Komang Suarta (Suara NTB/rus)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO