PEMERINTAH Kelurahan Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya, memetakan sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kerap terjadi selama bulan Ramadan. Titik-titik tersebut antara lain Jalan Jayengrana di samping Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB, Jalan Soedjono, dan Jalan Mas Panji Anom II.
Lokasi tersebut dinilai rawan dijadikan tempat perang mercon dan balap liar oleh sejumlah remaja, terutama setelah pelaksanaan salat Tarawih.
Lurah Dasan Cermen, Dr. Sri Sulistiowati, mengatakan pihaknya telah menyiapkan skema pengawasan beserta jadwal penjagaan di titik-titik tersebut, khususnya pada malam hingga dini hari. Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya perang mercon maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Dari tahun ke tahun, tiga titik itu memang kami antisipasi karena rawan dijadikan tempat berkumpul remaja setelah salat Tarawih,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban umum selama Ramadan, sesuai dengan surat edaran Wali Kota Mataram terkait pemeliharaan kamtibmas pada perayaan keagamaan, baik bagi umat Muslim maupun umat Hindu saat Hari Raya Nyepi.
Dalam mengintensifkan pengawasan dan monitoring demi menciptakan kenyamanan masyarakat saat menunaikan ibadah puasa, pihak kelurahan melibatkan tiga pilar, yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan jajaran kelurahan. Unsur kelurahan tersebut meliputi kepala lingkungan, ketua RT, serta Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang tergabung dalam Tim Satuan Tugas (Satgas) yang telah dibentuk sebelumnya.
“Sudah kami buatkan jadwal pengawasan untuk Satlinmas, RT, kader, serta bersinergi dengan aparat kepolisian dan TNI,” jelasnya.
Selain pengawasan di ruang publik, pihak kelurahan juga melakukan pengawasan terhadap rumah kos melalui aparat lingkungan yang dibantu masyarakat setempat. Sri Sulistiawati menyebutkan, rumah kos di wilayahnya tersebar merata di seluruh lingkungan dan tidak terpusat di satu lokasi, serta berada di tengah permukiman warga.
“Kalau di Dasan Cermen, insyaallah aman,” katanya.
Ia memastikan situasi kamtibmas selama Ramadan tetap terjaga melalui jadwal pengawasan dan tim satgas yang telah disiapkan sejak menjelang bulan suci. Dengan demikian, potensi kerawanan dapat dipetakan dan diantisipasi lebih dini.
Untuk mendukung terciptanya kondisi wilayah yang kondusif selama Ramadan, pihaknya juga mengharapkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban lingkungan masing-masing. (pan)


