Mataram (suarantb.com) – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Gerung terus memperkuat kemampuan berbahasa Inggris siswa-siswinya. Beragam inovasi dan kreativitas diupayakan, salah satunya dengan mengikuti program World Class Room secara virtual pada Kamis (26/2/2026).
World Class Room adalah program yang diinisiasi oleh pemerintah Jepang dan berbasis di Tokyo, Osaka, dan Okinawa, Jepang. Program ini menghubungkan lebih dari 400 sekolah dari 40 negara. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris dari masing-masing anggotanya.
Kepala SMAN 1 Gerung, M. Ridwan Helmy, pada Kamis (26/2/2026), mengatakan, program ini adalah pertukaran pelajar secara daring (Online International Exchange). Berbagai topik dibahas mulai dari topik persekolahan, budaya, dan sebagainya. “Pada dasarnya program ini menjadi salah satu sekarang unggulan dari SMA Negeri 1 Gerung,” ujarnya.
Program Word Class Room sudah dilaksanakan sejak tahun lalu dan sudah ada tiga kali pertemuan untuk SMA Negeri 1 Gerung. Pertemuan sebelumnya adalah Teachers Summit atau pertemuan tingkat tinggi guru secara virtual. Selain itu, SMAN 1 Gerung juga sudah bertemu secara daring dengan sekolah di Okinawa, Jepang.
“Dan terakhir ini adalah pertemuan ketiga yang dilaksanakan pihak SMA Negeri 1 Gerung dengan pihak Jepang,” tuturnya.
Meski berbasis di Jepang, bahasa yang dipakai siswa maupun guru sebagai alat komunikasi adalah bahasa Inggris. Dan terakhir ini adalah pertemuan ketiga yang dilaksanakan pihak SMA Negeri 1 Gerung dengan pihak Jepang.
Ada sekitar 20 siswa yang terlibat pada kegiatan ini. Mereka adalah siswa yang tergabung di ekstrakurikuler English Study Club.
Helmy berharap, program ini tidak hanya menambah wawasan daripada siswa, tetapi juga menambah kompetensi bahasa Inggris mereka sekaligus memperluas jejaring di dunia yang lebih luas.
Ia menambahkan, program word class room ini merupakan upaya SMAN 1 Gerung dalam rangka mendukung program Gubernur Nusa Tenggara Barat dengan tagline-nya adalah Makmur Mendunia. “Upaya itu kemudian kami terjemahkan dalam visi dan misi SMA Negeri 1 Gerung yang terbaru yaitu: Terwujudnya sekolah unggul dengan generasi beriman, berakhlak mulia, berprestasi, berwawasan lingkungan, dan mendunia,” tandasnya.
Materi Perbincangan Aktivitas Sehari-hari
Sementara itu, Pembina Ekskul English Study Club, SMAN 1 Gerung, Hizbul Bahri, menjelaskan, kegiatan ini tak lebih dari upaya mempraktikkan kemampuan Bahasa Inggris siswa-siswinya. Oleh karena itu, materi percakapan tak jauh dari aktivitas sehari-hari mereka.
“Jadi apa yang dibahas adalah tentang keseharian mereka. Kayak nanya misalnya tentang kelas berapa, umurnya berapa, makanan dan minuman yang disukai, film atau kegiatan apa yang dilaksanakan. Ya paling sekitar itu,” terangnya.
Ia menambahkan, melalui program internasional ini, pihaknya dapat mempertajam kecakapan komunikasi serta bahasa peserta didik.
“Alhamdulillah bahasa Inggris siswa kita ini lumayan bagus dibanding yang dari Jepang itu. Rata-rata ini bagus, baik pengucapannya kemudian wawasannya juga luas,” imbuh Hizbul.
Ajang Pertukaran Budaya
Salah satu siswa SMAN 1 Gerung, Safa Saleh mengungkapkan alasannya mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, program word class room memberikan kesempatan untuk belajar bersama, termasuk dengan pelajar dari luar negeri.
“Jadi kerasanya tuh lebih kayak sama-sama belajar dan sama-sama tahu hal baru,” ungkapnya.
Ia menambahkan, banyak hal menarik yang ia dan teman-temannya dapat selama mengikuti kegiatan ini. Salah satunya soal budaya baru dari teman-teman barunya. “Kita tuh bahas hal-halnya itu nggak terlalu formal juga, kita bahas film apa yang mereka suka, kayak film-film anime gitu kita bahas juga kayak gitu. Jadi kayak bener-bener seru banget,” tandasnya.
Hal yang sama dirasakan Dedi, siswa kelas X SMAN 1 Gerung. Baginya, program World Class Room ini memberinya pengalaman luar biasa termasuk teman baru dari Jepang.
“Perasaan saya seneng banget. Bisa ketemu banyak orang baru,” tandasnya. (sib)


