BerandaNTBYayasan Gemilang Center Lepas 27 Penerima Beasiswa asal NTB untuk Berkuliah di...

Yayasan Gemilang Center Lepas 27 Penerima Beasiswa asal NTB untuk Berkuliah di Malaysia

 

Mataram (suarantb.com) – Yayasan Gemilang Center (YGC) melepas sebanyak 27 penerima beasiswa (awardee) asal NTB yang akan menempuh program Strata 1 (S1) di Al-Bukhary International University (AIU), Malaysia, Senin (2/3/2026). Pelepasan awardee itu merupakan bentuk komitmen YGC untuk memastikan anak NTB dapat mengenyam pendidikan yang berkualitas.

Pembina YGC, Zulkieflimansyah, mengatakan, program beasiswa ini merupakan bentuk dukungan YGC terhadap upaya pemerintah NTB mengadakan program serupa, tapi tanpa APBD.

“Jadi kan salah satu program Pemda NTB itu ada beasiswa tanpa APBD. Kita bantulah pemerintah NTB,” ujarnya.

Menurutnya, putra-putri NTB mempunyai keinginan besar untuk mengenyam pendidikan tinggi. Hal itu dapat dilihat dari antusiasme masyarakat yang mendaftar. Dari 5.000 pendaftar, hanya 27 orang yang diterima.

Berkaca dari antusiasme masyarakat tersebut, ia berharap ada kolaborasi strategis, baik oleh YGC maupun pemerintah daerah dalam pengadaan beasiswa bagi putra-putri NTB.

“Engga harus Gemilang Center, yang penting anak NTB bisa berangkat. Mau nanti itu resmi program pemerintah pun kita bahagia sekali,” ujarnya.

Mantan Gubernur NTB itu, menyampaikan, pihak kampus Al-Bukhary sudah berkomitmen untuk tetap memberikan beasiswa untuk NTB. Hal ini menurutnya, suatu capaian bagus agar lebih banyak anak-anak daerah yang mengenyam pendidikan tinggi.

“Saya kira ini investasi jangka panjang ya, bukan program populis untuk jangka pendek,” tuturnya.

Ia berharap, ke-27 Awardee yang akan berangkat ke Malaysia tersebut mendapat kelancaran dan kesuksesan. “Mudah-mudahan anak-anak ini sukses, ini jadi langkah pertama. Mudah-mudahan Pak Iqbal dalam hal ini Pak Gubernur mempertimbangkan kembali program beasiswa NTB ini, karena sudah banyak dicontoh oleh daerah lain,” tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Beasiswa YGC, Sri Hastuti, menjelaskan skema pembiayaan bagi 27 awardee tersebut. Sri menyebut, untuk beasiswa pendidikan ditanggung sepenuhnya oleh pihak Al-Bukhary International University.

“Jadi mulai dari biaya hidup, biaya SPP, biaya akomodasi semua ditanggung oleh Al-Bukhary. Gemilang Center itu hanya pembiayaan tiket, visa,” jelasnya.

Adapun jumlah uang saku yang diberikan pihak kampus kepada para awardee sekitar 150-200 Ringgit per bulan. Bila dirupiahkan, sekitar Rp. 2 jutaan. “Tapi itu sudah mereka sudah akomodasi gratis. Jadi mereka langsung kayak model pondok kalau kita bisa bilang. Kantinnya juga sudah subsidi. Jadi memang biaya hidupnya ini biaya untuk makan aja,” sebutnya.

Sri mengungkapkan salah satu kelebihan kampus berbasis internasional itu adalah adanya program persiapan bahasa selama satu tahun sebelum perkuliahan dimulai. Oleh karena itu, dalam proses seleksi pihaknya tak mensyaratkan TOEFL maupun IELTS.

“Jadi syarat yang kami cari adalah yang pertama mereka berasal dari tidak mampu. Kalau bahasanya yang penting bisa komunikasi sederhana. Nanti setahun ini mereka dipoles bahasanya,” jelasnya.

Terkait kewajiban pulang ke NTB setelah berkuliah, Ia menegaskan tidak ada kontrak yang mensyaratkan mahasiswa untuk kembali. “Bila ada peluang yang lebih baik untuk lanjut misalnya, mereka ini kayak S1 kalau ada peluang beasiswa S2 silakan. Kita tidak membatasilah,” tandasnya. (sib)

 

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO