Dompu (Suara NTB) – Rencana pembangunan Pelabuhan Kilo Kabupaten Dompu akhirnya mendapat kepastian dari Kementerian Perhubungan RI. Kepastian ini ditunjukan pasca penandatanganan kontrak dengan rekanan pemenang tender. Peletakan batu pertama dijadwalkan usai lebaran.
Kepastian ini disampaikan langsung Kepala UPP Kelas III Calabai selaku Pengguna Anggara (PA) pembangunan Pelabuhan Kilo saat menemui Bupati Dompu, Kamis (5/3) kemarin. “Tadi Kepala UPP Kelas III Calabai sudah melapor ke Pak Bupati, untuk rencana pembangunan Pelabuhan Kilo,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Dompu, Ir. H.Fakhrurrazi.
Berdasarkan hasil tender dan kontrak, nilai proyek pembangunan Pelabuhan Kilo untuk fasilitas darat dan laut ini sebesar Rp85,1 miliar. Pelaksanaan pekerjaan ini direncanakan hingga 30 Desember 2026 atau setahun anggaran.
Pembangunan Pelabuhan Kilo diharapkan diikuti dengan penyiapan fasilitas dan sarana pendukung lainnya, termasuk akses jalan yang lebih aman bagi angkutan bertonase tinggi sesuai rencana desain pelabuhan.
Secara terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Dompu, Amiruddin, S.Hut yang dihubungi mengatakan, rencana pembangunan Pelabuhan Kilo oleh Kementrian Perhubungan melalui UPP Kelas III Calabai ini telah melalui serangkaian tahapan proses. Rencana ini bahkan sempat terhalang oleh adanya keharusan penyesuaian dokumenn di Kementrian Kelautan dan Perikanan RI.
“Semua dokumen yang dibutuhkan untuk sebuah pelabuhan sudah lengkap semua. Termasuk dokumen KKPRL dari Kementrian Kelautan dan Perikanan sudah terbit, sehingga bisa dilakukan penandatanganan kontrak proyek,” jelasnya. (ula)


