Mataram (Suara NTB) – KPU Provinsi NTB terus mendorong produktivitas kerja jajaran sekretariat meskipun ditengah keterbatasan anggaran dan juga dalam suasana bulan puasa. Inovasi dan kreatifitas menjadi kunci untuk tetap produktif melaksanakan kegiatan perisapan kepemiluan ditengah efesiensi anggaran.
Hal itu disampaikan Sekretaris KPU NTB, Mars Ansori Wijaya dalam rapat kerja sekretariatan pada Jumat (6/3/2026). Dia menyampaikan bahwa rapat kerja tersebut bertujuan untuk mengawal seluruh pelaksanaan kegiatan di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota agar dapat terpantau secara optimal.
“Dibulan Ramadhan ini selain memakmurkan masjid, makmurkanlah kantor KPU. Ini artinya meski minim anggaran Bukan Penghalang kinerja maksimal. Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk tidak berinovasi dan bukan alasan untuk tidak berkinerja baik,” ungkapnya.
Selain itu, ia beharap melalui rapat kerja KPU se NTB ini menjadi ruang evaluasi terhadap sejumlah kegiatan yang dinilai belum berjalan maksimal, sekaligus mencari solusi agar pelaksanaannya ke depan lebih efektif dan tepat waktu.
“Kreativitas dan inovasi dalam pelaksanaan program, terutama di tengah keterbatasan anggaran sangatlah penting. Apa-apa yang masih belum maksimal dilaksanakan, kita tingkatkan,” serunya.
Melalui Raker yang dihadiri oleh jajaran sekretariat KPU se NTB ini, diharapkan koordinasi antar sekretariat semakin solid sehingga setiap kegiatan dapat berjalan lebih terarah, efisien, dan memberikan hasil yang maksimal.
Salah satu agenda rutin KPU yakni Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Yakni meksipun tidak ada tahapan pemilu, tapi KPU terus melakukan update data pemilih yang akurat, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan.
“PDPB tidak hanya kerja formalitas semata tapi bagaiamana subsutansial. Ini Penting agar data pemilih kita trusted, bisa dipercaya oleh peserta dan pegiat pemilu,” ujar Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi NTB, Mastur.
Dia menegaskan pentingnya pembaruan dan pemutakhiran data secara berkelanjutan. Menurutnya, data pemilih merupakan salah satu kunci utama kesuksesan Pemilu dan Pemilihan yang akan datang.
“Ini menjadi penting untuk terus di-update dan dimutakhirkan, karena data merupakan salah satu kunci kesuksesan Pemilu/Pemilihan yang akan datang. Dibutuhkan inovasi dan komitmen kerja di KPU kabupaten/kota, supaya proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan ini hasilnya menjadi substansial, bukan hanya formalitas,” serunya. (ndi)

