Praya (Suara NTB) – Arus mudik Lebaran tahun 2026 di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) telah usai. Dengan total pergerakan penumpang pesawat udara mencapai 167 ribu lebih pergerakan. Tumbuh sekitar 28 persen jika dibandingkan dengan musim Lebaran tahun sebelumnya.
Dengan angka tersebut BIZAM mampu memberikan kontribusi sebesar 1,8 persen dari total pergerakan penumpang secara nasional selama mudik Lebaran kali ini yang menembus angka 8,8 juta orang. Di mana 7 juta pergerakan penumpang di antaranya merupakan penumpang rute domestik.
“Secara nasional, pergerakan penumpang pesawat udara naik sebesar 6,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran tahun ini. Sekaligus mendorong tumbuhnya pergerakan pesawat secara kumulatif yang juga naik 9 persen tahun ini,” ungkap Direktur Utama InJourney Maya Watono, dalam keterangannya, Sabtu (4/4/2026).
Khusus di BIZAM dari sisi pelayanan, General Manager PT. Angkasa Pura (AP) Indonesia Kantor Cabang Bandara Lombok Aidhil Philip Julian secara terpisah mengatakan mengalami peningkatan yang menggembirakan. Tidak hanya jumlah penumpang yang meningkat, pergerakan pesawat juga turut bertambah.
Dari tahun sebelumnya hanya 1.101 penerbangan naik 53 persen menjadi 1.685 penerbangan pada tahun ini. Dari sisi ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP) misalnya, kinerja harian tercatat sebesar 83 persen. Dengan capaian kumulatif selama periode mudik lebaran sebesar 77,9 persen.
Itu menunjukkan adanya komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran operasional di tengah peningkatan trafik penerbangan. “Manajemen BIZAM juga mencatat utilisasi slot penerbangan yang optimal dengan capaian sebesar 93,5 persen. Adapun realisasi extra flight mencapai 58 penerbangan dari total 62 penerbangan yang direncanakan,” sebut Aidhil.
Semua capaian tersebut lanjutnya, merupakan hasil sinergi seluruh stakeholder bandara yang tentunya patut diapresiasi. Karena telah mampu mewujudkan keamanan dan kelancaraan layanan bagi para pengguna jasa kebandarudaraan. Dan, ke depan pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta keandalan operasional sebagai gerbang utama penerbangan di NTB dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat baik domestik maupun internasional. (kir)

