PEMERINTAH Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, mengusulkan sejumlah program strategis dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Bermitra Masyarakat (MPBM) tahun 2027. Salah satu fokus utama yang diajukan adalah pengadaan armada roda tiga untuk mendukung operasional pengangkutan sampah, serta peningkatan sarana dan prasarana fasilitas umum di wilayah tersebut.
Lurah Monjok Timur, Sumanto, menegaskan bahwa sektor kebersihan menjadi prioritas utama dalam usulan kali ini. Ia menilai kondisi armada roda tiga yang saat ini digunakan sudah tidak layak dan kurang memadai untuk menunjang kebutuhan pelayanan kebersihan di masyarakat.
“Sebagian armada yang ada kondisinya sudah memprihatinkan, sehingga perlu segera dilakukan pengadaan maupun peremajaan. Ini penting agar pelayanan pengangkutan sampah bisa berjalan optimal,” ujarnya, Minggu (12/4).
Sumanto menjelaskan, dari enam lingkungan yang berada di bawah wilayah administratif Kelurahan Monjok Timur, baru dua lingkungan yang telah mendapatkan bantuan armada roda tiga jenis Tossa. Sementara empat lingkungan lainnya masih belum memiliki sarana pendukung tersebut, sehingga aktivitas pengangkutan sampah kerap terkendala.
“Harapannya, melalui MPBM 2027, seluruh lingkungan bisa mendapatkan fasilitas yang sama agar pelayanan kebersihan lebih merata,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan armada roda tiga sangat vital dalam mendukung mobilitas petugas kebersihan, terutama untuk menjangkau wilayah permukiman yang memiliki akses jalan sempit. Dengan adanya armada yang memadai, proses pengangkutan sampah dari lingkungan ke tempat penampungan sementara (TPS) dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
Lebih lanjut, Sumanto menjelaskan bahwa seluruh usulan yang masuk dalam MPBM merupakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat melalui musyawarah di tingkat lingkungan. Setiap usulan kemudian dibahas dan diprioritaskan secara berjenjang mulai dari tingkat lingkungan, kelurahan, hingga pemerintah kota.
“Prosesnya dimulai dari musyawarah lingkungan, kemudian dibawa ke tingkat kelurahan untuk dibahas bersama fasilitator. Dari situ akan dikerucutkan berdasarkan skala prioritas sebelum diajukan ke pemerintah kota,” jelasnya.
Ia berharap, usulan yang diajukan dapat diakomodasi dan direalisasikan pada 2027 mendatang, sehingga kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kebersihan lingkungan, dapat terpenuhi secara maksimal.
Dengan adanya dukungan sarana yang memadai, Pemerintah Kelurahan Monjok Timur optimistis dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. (pan)

