Minggu, Mei 3, 2026

BerandaNTBLOMBOK TIMURLepas 393 JCH Kloter 9, Bupati Lotim: Jaga Kesehatan dan Keikhlasan di...

Lepas 393 JCH Kloter 9, Bupati Lotim: Jaga Kesehatan dan Keikhlasan di Tanah Suci

Mataram (Suara NTB) – Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin, melepas secara resmi Jemaah Calon Haji (JCH) asal Lombok Timur yang tergabung dalam Kloter 9 Embarkasi Lombok. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Aula Bir Ali I, Asrama Haji Lombok, Mataram, pada Sabtu (2/5/2026).

JCH tersebut dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Minggu, 3 Mei 2026. Sebanyak 393 jemaah dari total 1.406 calon haji asal Lombok Timur yang terpanggil untuk berangkat pada musim haji tahun 1447 H ini mengikuti pelepasan. Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan.

“Dari 1,5 juta penduduk Lombok Timur, hanya 1.406 orang yang menjawab seruan Allah untuk berhaji tahun ini. Bapak dan ibu adalah tamu Allah yang sangat istimewa, karena tidak semua orang bisa berangkat haji meskipun punya harta,” ujarnya.

Pemda Sediakan Seragam sebagai Identitas
Bupati mengakui bahwa Pemerintah Daerah Lombok Timur belum bisa memberikan pelayanan maksimal kepada para JCH. Tahun ini, Pemda hanya mampu menyediakan seragam yang diharapkan menjadi identitas agar para jamaah dari Lombok Timur dapat saling mengenali saat berada di Tanah Suci.

“Baju ini niatnya agar kita saling kenal. Ada lambang Lombok Timur di situ. Semoga menjadi ciri dan pengikat kebersamaan,” jelasnya.

Janji Perlindungan BPJS di Masa Depan
Haerul Warisin juga berjanji akan meningkatkan pelayanan di masa mendatang, salah satunya dengan membayarkan kepesertaan BPJS bagi JCH, baik BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan.

“Ke depan, pemerintah akan membayarkan BPJS Ketenagakerjaan tiga bulan sebelum keberangkatan hingga tiga bulan setelah kembali. Tidak boleh jamaah haji tidak punya BPJS. Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, ahli waris tidak ditinggalkan begitu saja,” tegasnya.

Dalam pesannya kepada para jemaah, Bupati menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, serta mengikuti arahan petugas haji. Ia juga mengingatkan untuk fokus beribadah dengan penuh keikhlasan, serta menjaga sikap, perkataan, dan perbuatan.

“Rasulullah bersabda, barang siapa melaksanakan ibadah haji tanpa berkata kotor dan berbuat fasik, maka ia kembali suci seperti bayi yang baru lahir dari perut ibunya,” kutipnya.
Bupati meminta doa dari para jamaah agar Kabupaten Lombok Timur senantiasa aman, maju, sejahtera, serta dijauhkan dari bahaya dan bencana. (rus)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO