BerandaPOLHUKAMPOLITIKJelang Musda, Demokrat NTB Membuka Diri Terhadap Tokoh Eksternal untuk Bergabung

Jelang Musda, Demokrat NTB Membuka Diri Terhadap Tokoh Eksternal untuk Bergabung

 

 

Mataram (Suara NTB) – Ditengah belum adanya sosok figur kader yang muncul sebagai kandidat kuat untuk menahkodai DPD partai Demokrat NTB. Muncul wacana baru bahwa bahwa partai berlambang bintang mercy tersebut akan menggaet tokoh eksternal untuk di kaderkan dan didaulat memimpin DPD Demokrat NTB kedepan.


Wacana itu mencuat dari pernyataan Sekjen DPP partai Demokrat, Herman Khaeron saat berkunjung ke NTB baru-baru ini. Dihadapan pengurus dan kader Demokrat NTB, Herman Khaeron menekankan agar kader tidak menutup diri terhadap figur-figur baru yang ingin bergabung dengan partai.


“Kalau ada tokoh hebat ingin bergabung, buka pintu selebar-lebarnya. Jangan justru merasa terancam,” tegas Herman Haeron dihadapan pengurus dan kader Demokrat NTB baru-baru ini.


Meskipun tidak disebut secara gamblang bahwa arah pernyataan Herman Haeron tersebut merujuk pada sosok figur eksternal yang akan menjadi calon Ketua DPD Demokrat NTB. Akan tetapi ansumsi tersebut diperkuat dengan kondisi internal Demokrat NTB yang belum menemukan sosok kader internal yang tepat dan siap untuk memimpin Demokrat.


Ditegaskan Herman bahwa sikap protektif justru menghambat pertumbuhan partai. Kehadiran tokoh-tokoh kuat seharusnya mendorong kader untuk meningkatkan kualitas diri.


Herman Khaeron juga meminta kader tidak patah semangat meski pengurus di tingkat PAC belum mendapat honor maupun insentif. “Kalau kita menanam hari ini, insyaa Allah kita akan menuai di kemudian hari,” ujarnya.


Ia mencontohkan semangat Ketua Majelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang dinilai masih aktif turun ke masyarakat. “Beliau masih turun langsung, menyapa masyarakat di berbagai tempat. Itu dilakukan agar Partai Demokrat tetap dipercaya rakyat,” kata Herman


Herman Khaeron juga menyampaikan harapannya agar Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono kelak bisa menjadi Presiden atau Wakil Presiden RI. “Kalau sudah takdir, jalan pasti akan terbuka,” tegasnya.


Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi NTB, Si Made Rai Edi Astawa, menegaskan pentingnya peran kader sebagai garda terdepan partai dalam menyerap aspirasi masyarakat dan menghadirkan solusi konkret di lapangan.


Made Rai menekankan bahwa kader Demokrat di semua tingkatan harus terus menjaga kedekatan dengan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan partai tidak hanya ditentukan oleh kekuatan struktur organisasi, tetapi juga oleh kemampuan kader dalam memahami dan menjawab kebutuhan rakyat.


“Di mana pun Bapak dan Ibu berada sebagai ujung tombak partai di lapangan, tetaplah dekat dengan rakyat, serap aspirasi mereka, dan hadirkan solusi nyata atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kesolidan dan komitmen seluruh kader untuk terus bekerja nyata. Konsolidasi yang dilakukan hingga tingkat PAC di wilayah Sembalun dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat basis partai dari bawah. (ndi)

 

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO