Mataram (Suara NTB) – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 11 Mataram menargetkan tiga rombongan belajar (Rombel) pada Sistem Peneriman Murid Baru (SPMB) 2026. Target tersebut,berdasarkan hasil pemetaan sekolah terhadap ketersediaan ruang kelas hingga sarana prasarana lainnya.
Kepala SMAN 11 Mataram, H. Arofiq, mengatakan, pihaknya menargetkan tiga rombel pada seleksi penerimaan murid baru (SPMB) di tahun ajaran 2026/2027, bisa terpenuhi. Meskipun, target penerimaan siswa baru lebih rendah dibandingkan penerimaan murid baru di tahun ajaran 2025/2026.
“Kita mengusulkan tiga rombel dengan jumlah siswa 36 orang masing-masing rombel. Jadi kita mudah-mudahan bisa terpenuhi 108 siswa,” harapnya dikonfirmasi pekan kemarin.
Arofiq menjelaskan, jumlah target yang akan diusulkan didasarkan pada hasil pemetaaan terhadap keberadaan kelas dan sarpras lainnya. Dari hasil validasi infrastruktur dan sarpras dipastikan mampu menampung siswa sesuai target.
“Tahun ini kami akan mendapatkan tambahan pembangunan ruang kelas sebanyak tiga kelas,” sebutnya.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah kuota tiga rombel ini sebetulnya lebih sedikit. Penurunan jumlah target kuota itu lantaran berkurangnya ketersediaan ruang pembelajaran di sekolah. Satu dari empat ruang yang sebelumnya kata dia,telah disiapkan tidak bisa lagi digunakan untuk ruang belajar-mengajar.
“Ada empat laboratorium yang bisa digunakan untuk pembelajaran dulu. Nah, sekarang kami realistis saja kita nerima tiga,karena laboratorium TIK itu sekarang ini, sering digunakan untuk belajar bergantian,” jelasnya.
Arofiq berharap, jumlah siswa yang diusulkan diharapkan terpenuhi sesuai dengan jumlah kelas yang disiapkan. Selain itu, ia juga berharap, proses SPMB tahun ini berjalan lancar, jujur, dan adil. Artinya,seluruh sekolah diharapkan mengikuti regulasi dan petunjuk teknis SPMB, agar pelaksanaannya bermanfaat bagi semua pihak, termasuk sekolahnya.
”Itu yang kami harapkan juga. Jadi jangan juknis itu tinggal juknis, kemudian dilanggar,” pungkasnya. (sib)

